My Beautiful Ghost

My Beautiful Ghost

  • WpView
    LECTURES 2,729
  • WpVote
    Votes 191
  • WpPart
    Chapitres 30
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., mai 28, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Gue mohon, jangan pergi dulu." ucap zeyu sambil menghapus air matanya. Ini pertama kalinya dia menangis karena seorang wanita, kecuali ibunya. Gadis itu benar-benar akan menghilang. Zeyu merasakan hatinya sakit kali ini. Kenapa hatinya sadar saat waktu dengannya akan habis? Zeyu memarkirkan mobilnya di sembarang tempat, dan membiarkan mobil itu tidak terkunci. Dia langsung berlari menelusuri trotoar jalanan yang sepi. Tangisnya tak kunjung berhenti, dirinya benar-benar hancur saat ini. "Gue mohon, Za..." Langkahnya berhenti saat melihat lieza yang tersenyum manis di sebrang sana. Tangan gadis itu melambai- lambai ke arahnya. Zeyu tersenyum dengan air mata yang terus jatuh. "Tunggu gue, gue yang ke sana." ujar zeyu yang siap untuk menyeberang jalan. "Jangan!" Zeyu menghentikan langkahnya. "Lo diem disitu, gue di sini." ujar lieza. "Kenapa?" tanya zeyu. "Lo dengerin gue." Zeyu mengangguk. "Denger baik- baik!" seru lieza yang tersenyum manis. Zeyu kembali mengangguk. "I love you." teriak lieza "Gak kedengeran!" Zeyu ikut berteriak. "Sekali lagi!" ucapnya dengan nada jahil. Llieza berdesis tapi tetap dengan senyumannya yang manis. "Good bye." ujar lieza sangat pelan, sehingga zeyu tidak bisa mendengarnya. "Apa! Gak kedengeran!" kali ini zeyu benar-benar tidak mendengarnya. Mata lieza mulai berkaca-kaca, tangisnya yang dia tahan tadi akan runtuh saat ini. "Lo nangis?" tanya zeyu yang kembali akan melangkah. •~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~• Nyokk baca...
Tous Droits Réservés
#40
zihao
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Zenna Story
  • Converge With You [On Going]
  • CHAOS || Ticket Hero X Oc Male Minerva
  • Torang dan Lautan
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  • Blonde & The Cold Heart [TERBIT]
  • MOYRI BERLIZHA
  • My Husband is Antagonist Novel [END]

Zenna Story Bertepuk sebelah tangan memang sakit, tapi apa lah daya ku jika dia memang bukan ditakdirkan untukku. Percuma saja jika dia hadir hanya untuk singgah bukan menetap. Aku bukan tempatnya pulang dan aku bukan rumahnya. **** "Tolong kasih aku kesempatan buat menebus semuanya selama ini" Ujarnya ditengah derasnya hujan. Gadis itu tak menjawabnya, ia tetap diam sambil menunduk. "Tolong jangan diam aja, jawab aku!" Ujarnya lagi. "Aku gak bisa, aku udah mati rasa!" Balasnya masih dengan menundukkan kepalanya. Air mata yang menetes tersamarkan oleh tetesan air hujan yang deras. "Jangan bilang gitu, aku bakal nungguin kamu sampai kapanpun itu!" "AKU UDAH MATI RASA ZEE! JANGAN GANGGU HIDUP AKU LAGI!" Sentaknya, dengan air mata yang membanjiri pipinya. "Nggak, kita bisa perbaiki hubungan kita pelan-pelan Sheina! "Maaf, kehadiran kamu dihidupku selama ini cukup menyakitkan buat aku Ze! "Jauhi aku, jangan ganggu aku lagi, aku pamit pergi!" "Hikss.. hiks.. hikss.." kakinya ambruk begitu saja ia sudah lemas, tidak tahu harus melakukan apa lagi. Gadis yang selama ini mengaguminya diam-diam kini telah pergi meninggalkannya. Satu kesalahan berujung fatal, ia tidak pernah menyadari ada seseorang yang begitu tulus mencintai dan menyayanginya, namun selalu ia sia-siakan dan tak pernah ia perhatikan. Hingga saat ia menyadari perasaannya, ternyata gadis ini malah sudah tidak memiliki rasa untuknya. Sakit. **** ~ Jika memang memendam rasa kepadamu begitu sulit dan menyakitkan, tapi mengapa hatiku enggan tuk menyerah saat ini ~ **** Teman-temannya bisa mulai membaca lagi ya, Kelanjutan dari kisah Sheino sudah up kembali yang pasti akan semakin seru cerita kedepannya. Up setiap hari Kamis ya! Ada perubahan judul ya gais! Jangan lupa follow akun ini dan Share cerita ini!

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu