TULISAN PENA TERAKHIR

TULISAN PENA TERAKHIR

  • WpView
    OKUNANLAR 9,176
  • WpVote
    Oylar 115
  • WpPart
    Bölümler 3
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Pzt, Ara 22, 2025
Hidup tanpa ibu adalah mimpi buruk setiap anak yang terlahir di dunia. Seorang anak akan selalu haus kan kasih sayang ibunya sampai kapanpun tidak peduli muda ataupun tua. Berharap setelah lahir dan menatap dunia dia bisa melihat seorang wanita yang memperjuangkan dirinya untuk lahir dan menjadi bagian cinta ayah dan ibunya. Semuanya hanya khayalan semata bagi anak-anak yang tidak pernah atau bahkan kurang kasih sayang ibunya. Ini semua tidak lah adil, Tuhan pasti menyembunyikan bidadari pemilik surga di telapak kakinya.
Tüm hakları saklıdır
#312
alwiassegaf
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • 1001 Luka [On Going]
  • dream
  • Let Me Love You Longer
  • Brokenhome [ END ]
  • Kesedihan [SELESAI]
  • The Bleeding Lady [completed]
  • HIDDEN I (The End)
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]

Ini cerita Shana yang memiliki 1001 luka, yang berharap akan ada pelangi sehabis hujan. Shana hidup dengan ayahnya yang penjudi, pemabuk dan pengangguran. Sampai ia menemukan Alfian, cowok yang bisa memberinya kasih sayang yang tak ia dapat dari sosok ayah. Semua berubah saat Alfian bertemu kembali dengan sahabat kecilnya. Shana mulai sendiri. Mulai kesepian dan ... mulai kehilangan arah. "Shana cantik." "Makasih, Fian." *** "Fian, aku butuh kamu." "Maaf, Shana. Elen juga butuh aku." *** "Fian, aku mau cerita. Kamu ada waktu?" "Maaf, Shana. Elen lagi sakit gak ada yang ngurus. Lain kali, ya?" "Lebih penting dia ternyata." *** "Aku kecewa sama kamu, Fian." "Aku minta maaf, Shana." ~~~O~~~ Sebelum baca, utamakan follow akun WP: El_DoubleR serta Ig: eltwor Satu komen sangat berarti untuk si penulis. Sebab itu, dilarang untuk silent reader. Dilarang keras menjiplak cerita ini! Terima kasih!

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi