TULISAN PENA TERAKHIR

TULISAN PENA TERAKHIR

  • WpView
    Reads 9,176
  • WpVote
    Votes 115
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 22, 2025
Hidup tanpa ibu adalah mimpi buruk setiap anak yang terlahir di dunia. Seorang anak akan selalu haus kan kasih sayang ibunya sampai kapanpun tidak peduli muda ataupun tua. Berharap setelah lahir dan menatap dunia dia bisa melihat seorang wanita yang memperjuangkan dirinya untuk lahir dan menjadi bagian cinta ayah dan ibunya. Semuanya hanya khayalan semata bagi anak-anak yang tidak pernah atau bahkan kurang kasih sayang ibunya. Ini semua tidak lah adil, Tuhan pasti menyembunyikan bidadari pemilik surga di telapak kakinya.
All Rights Reserved
#312
alwiassegaf
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dandelion [TERBIT]
  • FADING IN THE SILENCE
  • 1001 Luka [On Going]
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • The Bleeding Lady [completed]
  • Let Me Love You Longer
  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • dream
  • Aluka (Proses Penerbitan)

Bahagia Satu kata berjuta makna, salah satunya mendapatkan kasih sayang keluarga. Mungkin itu terlihat sederhana tapi tidak untuk dirinya. Disaat seorang anak lahir disambut bahagia namun berbeda untuknya. Dia ada tapi tak dianggap, dia ada tapi tak diharapkan. Dia hanyalah sebuah bayang-bayang, tampak tapi tak dihiraukan. Dialah Dandelion, sang penikmat luka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines