Zielo{On-going}

Zielo{On-going}

  • WpView
    OKUNANLAR 1,006
  • WpVote
    Oylar 48
  • WpPart
    Bölümler 20
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Paz, Nis 28, 2024
WpInfo
Kurgu
Romantik
Spin Off Yarrow. "Ega pulang bareng Lora ya." "Ziega gue nebeng lo boleh?" Ziega, lelaki itu menghela nafas kasar saat kedua tangannya di pegang oleh gadis yang berbeda. kedua mata mereka sama-sama menatap Ziega penuh harap, dengan maksud agar pria di depannya mau memberikan dia tumpangan untuk pulang. Dengan kasar, Ziega menghempaskan tangannya, hingga membuat cengkraman gadis yang menggenggamnya terlepas. "Kalian berdua bisa nggak sih nggak ngintilin gue mulu? noh noh, laki-laki laen masih banyak. kenapa gue terus yang kalian incer?!" dengus Ziega dengan tatapan kesalnya. setelah itu, ia berjalan begitu saja meninggalkan mereka yang saat ini sedang saling tatap melemparkan pandangan tajam satu sama lain. "Ini semua gara-gara Rayza, Ega jadi pergi gitu aja," decak Lora sebal. "Lah, kok jadi gue yang lo salahin. Ziega risih gara-gara lo kali." sambung Rayza merasa tidak terima dengan tuduhan Lora. Kisah ini menceritakan tentang perjuangan Ilora Almero dan Rayza Alshafa Lewis, yang bersaing untuk bisa meluluhkan hati seorang Kafael Ziega Orlando. 17/12/23
Tüm hakları saklıdır
#628
harapan
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Vericha Aflyn ✔️
  • Grafi [End]
  • About You
  • Yarrow [SELESAI]
  • KIARILHAM【END】
  • AMORAIGER 2 [COMPLETED]
  • Rintik Hujan
  • 3 Dimensi
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • Something Bitter

#Judul awal 180 degree.# Vericha Aflyn. Perempuan yang akan menginjak usia 17 tahun, dalam beberapa bulan lagi. Dia bukan perempuan yang haus akan popularitas, bukan pula perempuan polos. Dia hanya perempuan biasa-biasa saja, dengan kisah yang tak biasa. Dia hanya perempuan biasa, yang mendambakan bahagia. Orang baru dan cerita baru, menghiasi hari-harinya. Tuduhan, siksaan, dan cibiran ia dapatkan. Mampu kah dia bertahan? Atau harus menyerah dengan keadaan? ---------- "Jangan pergi! Ini perintah, bukan permintaan!" Icha kembali menutup matanya, membuat air mata yang tertahan di pelupuk matanya terjatuh. Dadanya semakin terasa sesak, mungkin kah dia bisa bertahan? "H-hanya sebentar!" pinta Icha dengan lemah. "Lo harus janji, bakalan bangun lagi!" Setelah itu Icha hanya mengangguk, lalu bersandar di dada Isan. "Lo y-yang harus bangunin gue." Isan mengelus rambut Icha lembut, hati Isan terasa di cubit, saat dia dapat mendengar suara nafas Icha yang teratur. Isan meraih tangan kanan Icha, dan langsung menempelkan di dadanya. Mencoba memberi tahu Icha, tentang keadaan hatinya. Tak berselang lama, Isan di buat terkejut. Debaran jantungnya terasa berhenti, dengan nafas yang tercekat. Tangan Icha jatuh begitu saja di pahanya, nafasnya pun terputus-putus. Isan menggelengkan kepalanya dengan air mata yang sudah bercucuran. Dia dekap erat tubuh Icha, menahannya agar tak pergi. Matanya menatap hamparan bintang, dan indahnya bulan. Memohon keajaiban, dan meminta kesempatan. Isan berteriak lantang, menyerukan nama Icha. Memanggilnya untuk kembali. "ICHA!!"

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi