Arkana dan Albara

Arkana dan Albara

  • WpView
    Membaca 22,356
  • WpVote
    Vote 1,675
  • WpPart
    Bab 115
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Jan 25, 2026
WpInfo
Fiksi
LGBTQIA+
Pengakuan dan Penerimaan Diri
Gay
Queer
Surat cinta untuk masa remaja, simfoni pahit dan manisnya cinta pertama, senandung kosong berdebu dari sebuah duka. . . . Arkana memutuskan untuk kembali melanjutkan hidupnya setelah sempat terjatuh ke jurang depresi. Rumah baru, sekolah baru, kota baru. Ia ingin menata kembali dunianya yang pernah runtuh. Sampai suatu ketika, ia bertemu dengan seseorang dengan lebam di wajahnya. Berniat baik, ia membantu sosok itu. Tak disangka, semesta membuat mereka bertemu dihari-hari berikutnya. Albara, sosok yang sama-sama kehilangan dan kesepian seperti dirinya. . . . -Perhatikan nomor chapter sebelum membaca, siapa tahu salah urutan. Thanks for reading!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#101
albara
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Standing With You (gxg) (completed)
  • Devan [About Him](COMPLETE✔)
  • SENANDIKA (Zeedel)
  • BAPER {SELESAI}
  • BAPER SEASON 2 {Bucinable}
  • SIRNA
  • CINTA & LUKA PERTAMAKU [True Story] [END]
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • AIDAN - Spoiled and Annoying Man (ENDING)

"Seandainya aku satu-satunya di hati dia." Katamu di suatu pagi. "Kalau kamu bukan satu-satunya di hati dia, mungkin kamu satu-satunya di hati orang lain yang sedang menunggumu. Kadang kita nggak sadar memayungi orang lain dan ternyata di belakang kita ada orang yang dengan sabar memayungi kita." Sahutku seraya tersenyum. "Lalu, buat apa membuang-buang waktu menjadi pelangi bagi orang yang buta warna? Buat apa menjadi payung bagi orang yang menyukai hujan?" ××××××××××××××××××××××××××× "Bagaimana rasanya mencintai orang yang sedang mencintai orang lain?" Tanyamu ganti. Aku tersenyum saat mendengar pertanyaan itu. "Rasanya seperti memeluk kaktus. Semakin erat kupeluk akan terasa semakin sakit." *Inspired by : 🎶 Guy Sebastian - Standing With You Warning! : • 18+ • Lesbian (Yg homophobic silakan minggir)

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan