Arkana dan Albara

Arkana dan Albara

  • WpView
    Reads 21,866
  • WpVote
    Votes 1,675
  • WpPart
    Parts 115
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 25, 2026
Surat cinta untuk masa remaja, simfoni pahit dan manisnya cinta pertama, senandung kosong berdebu dari sebuah duka. . . . Arkana memutuskan untuk kembali melanjutkan hidupnya setelah sempat terjatuh ke jurang depresi. Rumah baru, sekolah baru, kota baru. Ia ingin menata kembali dunianya yang pernah runtuh. Sampai suatu ketika, ia bertemu dengan seseorang dengan lebam di wajahnya. Berniat baik, ia membantu sosok itu. Tak disangka, semesta membuat mereka bertemu dihari-hari berikutnya. Albara, sosok yang sama-sama kehilangan dan kesepian seperti dirinya. . . . -Perhatikan nomor chapter sebelum membaca, siapa tahu salah urutan. Thanks for reading!
All Rights Reserved
#98
albara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Break Up? || gxg
  • Kamu Separuh Agamaku [TERBIT]
  • MY SAFE PLACE
  • CINTA & LUKA PERTAMAKU [True Story] [END]
  • Standing With You (gxg) (completed)
  • ARGA [Completed]
  • Sesuai Peran (GirlxGirl)
  • ALTAR RASA | END ✓ |
  • BAPER SEASON 2 {Bucinable}

"So, we end up here?" "Terima kasih atas waktu kamu. Meski aku tahu waktu kita telah banyak terbuang sia-sia, tapi aku senang kita pernah punya waktu bersama yang indah. Dengan kamu aku bahagia." "Lantas kenapa kita harus berakhir?" "Aku gak akan menyalahkan takdir atas apa yang telah membuat kita harus berakhir. Ini pilihan kita." "Not us, ini pilihan kamu. Aku gak pernah bilang mau berpisah dari kamu." "Jangan egois." "Siapa sebenarnya yang lebih mendefinisikan egois disini? Aku atau kamu?" Air mata telah lama turun dengan derasnya tanpa diminta. Ini jelas buka air mata kebahagiaan, rasa sakit yang timbul menyebabkan sesak yang luar biasa. Seperti butiran pasir yang perlahan akan habis bagaimana pun usaha kita untuk menggenggamnya. Perpisahan memang selalu menyakitkan, bohong jika ada yang mengatakan berpisah itu mudah. "Kelak kamu akan menyadari kenapa aku mengambil keputusan ini. Kita sudah dewasa, bersikap egois bukanlah sesuatu yang patut dilakukan. Dimana pun kita berada atau apapun yang akan kita lakukan setelah ini, kamu berhak tahu kalau aku akan selalu mendukung kamu. Aku berharap kita akan bertemu lagi kelak dengan versi diri kita yang lebih baik." [On Going] Start: 23 Agustus 2024 Finish: - !!GXG AREA!! ♡happy reading♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines