RASI MINOR

RASI MINOR

  • WpView
    Reads 315
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 20, 2025
Bagaimana jika ada yang mengatakan sebuah rahasia seorang remaja berusia 18 tahun dengan pekerjaan yang tidak biasa? Alika bukannya rabun, tapi dia pakai benda itu. Grisfian bukannya pembunuh, tapi dia bawa benda itu. Ketika keduanya saling terikat, dan seorang paruh baya berkata bahwa mereka...berada di dua dunia yang berbeda. Bagaikan putri yang mengurung diri di kamar, dan seorang pengawal yang mondar-mandir tanpa tidur hanya untuk menjaganya tetap berdetak. Klasikal SMA yang tidak pada umumnya.
All Rights Reserved
#666
ceritapendek
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sampai Kita Jadian - Love on Repeat
  • Detective Salah Server (END)
  • GREENSTA [END]
  • Pembunuh Di Sekolah
  • BITTERSWEET ✔️ | END
  • Fortiden
  • Fortiden
  • Tentang Kita

Alea Putri, siswi 17 tahun yang seharusnya disibukkan dengan tugas menumpuk dan urusan drama remaja pada umumnya, justru mendapati dirinya terjebak dalam sesuatu yang sangat aneh. Setiap hari, ia kembali bangun di hari yang sama. Lagi. Dan lagi. Percakapan teman-temannya sudah seperti rekaman yang diputar ulang. Bahkan, ia bisa mengucapkan kalimat Gurunya secara persis sebelum gurunya sendiri sempat mengatakannya. Semua itu terjadi dalam sebuah pola yang tidak pernah meleset Awalnya ia mengira ini hanyalah mimpi aneh yang kebablasan. Sampai ia menemukan sebuah catatan di dalam diary misterius tentang seseorang yang bahkan ia tidak ingat pernah ia sukai. Siapa dia? Apakah ini petunjuk? Apakah orang ini adalah jalan keluarnya? Atau justru ini yang membuatnya terjebak dalam putaran waktu yang tidak ada habisnya? Dengan rencana yang penuh drama, eksperimen yang lebih sering berakhir konyol, serta teori-teori aneh yang selalu gagal total, Alea mulai mencoba memahami misteri ini. Tetapi semakin lama ia terjebak, semakin ia menyadari satu hal-mungkin ini bukan hanya soal mencari sebuah jalan keluar, tetapi juga soal menyadari perasaan yang perlahan tumbuh tanpa disadarinya. Namun ada satu pertanyaan yang terus menghantuinya... Jika akhirnya ia berhasil, apakah nanti seseorang itu masih akan mengingatnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines