Perjalanan ARUNA

Perjalanan ARUNA

  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 25, 2023
Apa yang akan kamu lakukan bila kamu terjebak di dunia yang berbeda ? Ini adalah cerita perjalanan ARUNA yang bingung harus ngapain dan bingung atas apa yang terjadi pada diri nya karena suatu hari aruna menemukan portal dan tidak bisa pulang giman ya aruna bisa pulang sementara dia sendiri gak tau cara nya agar bisa pulang . Kalo kalian suka masukan ke dalam daftar perpustakaan kalian untuk updetan baru dan jangan lupa vote sama komen ya kalo ada typo mohon di maaf kan .
All Rights Reserved
#91
portal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Setelah Hari Itu
  • The Journey Follow Your Heart
  • Princess of Sira : Zalikha Stone
  • Mesin Waktu Untuk Nara [HIATUS]
  • TRANSMIGRASI ICE GIRL [END]
  • MISTERI PETUALANGAN DALAM LABIRIN ILUSI
  • Siapa Aku Sebenarnya?
  • Dua Dimensi
  • Trapped In My Friend's Novel?!   (DISCONTINUED)
  • Another Soul (Transmigrasi) [END]

[Follow sebelum membaca] Setelah hari itu, mereka berjalan di jalan masing-masing yang tak lagi sama. Aruna dengan segala mimpinya, dan Dehan dengan dunianya. Semuanya sudah berbeda. Apa artinya dunia jika tak dapat menikmati indahnya. Kepada siapa pula Dehan harus mempersembahkan dunianya jika separuhnya saja ia tinggalkan. Lalu, bagaimana dengan sebagian mimpi Aruna yang dengan terpaksa harus ia relakan. Mimpi yang tersusun rapi di atas mimpi mimpi besarnya, dihempaskan begitu saja oleh detik-detik yang terus melangkah maju. Namun, bukankah hidup memang seperti itu? Ada yang harus diperjuangkan, ada pula yang harus direlakan. Pada akhirnya, bahagia akan menemukan waktunya sendiri. Dan seseorang yang pernah hadir di cerita kehidupan, dia ditakdirkan menjadi bagian dari proses menuju bahagia, meski dalam proses itu air mata turut menemani dan bahagia seakan enggan untuk hadir. Dan apapun yang pernah ada di setiap proses itu, tak harus selamanya menetap dan menjadi milikmu, bukankah di dunia ini tak ada yang benar-benar dimiliki secara utuh?

More details
WpActionLinkContent Guidelines