"Boleh aku bertanya, Mera?"
"Kenapa kau mencintaiku?"
"Apakah kau ragu akan cintaku sampai kau mengungkapkan kata kenapa, cintaku padamu sangat tulus mau kau seperti apapun itu dan kau adalah yang ku mau sampai kapanpun."
"Ibu terus yang kamu pikirin Mas!"
"Kamu tidak kekurangan apapun kan?"
"Aku menyerahkan posisi itu untukmu karena aku tahu Mas yang wajib mencari nafkah!"
Mas Armada menatap tajam ke arahku. "Ini pertama kali ibu minta bantuan, Dis."