Aku Juga Berhak Bahagia

Aku Juga Berhak Bahagia

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 21, 2023
"akankah ada hari tanpa harus merasakan sakit?aku berharap bahwa diriku ini bisa sedikit merasakan kebahagiaan sebelum aku benar-benar pergi dari dunia ini."- vananta Gaby laksmana.[19/12/2023] Vananta Gaby laksmana seorang gadis cantik yang hidup sendiri, sejak kecil dirinya sudah berada di panti asuhan,ia tidak tau entah kemana perginya orang tua dirinya. sedari kecil ia tidak pernah merasakan kasih sayang dan cinta dari orang sekitarnya dan berbagai rintangan hidup yang ia lewati. Akankah ia berhasil melewati masalah dihidupnya dan bisa merasakan kebahagiaan yang selama ini dia inginkan? Atau justru sebaliknya? Mau tau kelanjutan kisahnya langsung baca ya... ★ photos used from Pinterest. ★Jangan lupa untuk mendukung author supaya lebih semangat nulis dengan cara vote dan komen, terimakasih<3 Happy reading guys♡... Start: [19/12/2023] Finished : -
All Rights Reserved
#238
bertahan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ASMARALOKA || Love or Reality?
  • Daisy [COMPLETED]
  • Raga Arga  [Sudah Terbit]
  • ALEYA~~
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • "Sebenarnya Apa Yang Kau Harapkan Dari Takdir?"  [END]
  • Let Me Love You Longer
  • What You Know? (Tamat)
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Different [END]

"AKU NGGA SALAH! BUNDA SAMA KAKAK YANG SALAH! " Gadis itu berteriak histeris didepan seluruh anggota keluarganya. Dia merasa hancur sehancur-hancurnya. Hatinya bagai disayat ribuan benda tajam. "Kenapa kalian bertingkah seolah-olah aku yang sepenuhnya salah disini?! " Tak peduli dia telah bersimpuh didepan umum sekarang, yang jelas dirinya merasa dikhianati. "Tapi kamu tetap yang salah besar disini, diwaktu saat itu dengan pakaian seperti itu. " Netra gadis itu memerah padam, dia tidak terima dengan perkataan kakaknya. "Kalau ngga tau apa-apa ngga usah sok ngatain orang ... " Dia tidak salah, tetapi diperlakukan seolah yang paling bersalah. Dia tidak jahat, tapi dibuat terlihat yang paling dusta. Dia tidak kotor ... Tetapi telah dikotori oleh orang terkasihnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines