Desa Kutukan

Desa Kutukan

  • WpView
    LETTURE 166
  • WpVote
    Voti 29
  • WpPart
    Parti 8
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione lun, feb 19, 2024
Kutukan lama yang masih melekat pada keturunan-keturunannya. Kutukan yang akan menewaskan para remaja hingga anak kecil tak berdosa-setiap senin malam-setiap rumah. Tak akan ada yang bisa lolos dari hari penumbalan desa, kecuali mereka yang dijaga leluhurnya. Tak ada yang mampu keluar dari desa. Atau satu keluarga akan tewas secara tiba-tiba, walau dengan cara tak masuk logika. Berhati-hatilah pada mereka yang tak kasat mata. Mereka akan membuat kalian mati dengan cara yang tak disangka. Sebut saja desa ini dengan "Desa kutukan". Selamat datang. Di kisah para anak desa, di detik sebelum ajal menjemput mereka.
Tutti i diritti riservati
#193
menegangkan
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Para Bajingan Dan Perempuan Gila [END]
  • Annalise and The Underworld [Ending]
  • TAGIHAN PERJANJIAN LAMA - DESA HAWA TIIS || 97L
  • Haunted Garden (DIUPDATE SETELAH INTUISI PRIBUMI Selesai)
  • TEROR ARWAH DESA
  • Diary of the Cursed Eyes | ✔
  • Night Stalkers
  • Can't Escape [END] ✔
  • Desa Pendosa - TAMAT ✔️
  • DEMIT ALAS : Pagebluk

⚠TRIGGER WARNING⚠ ⚠KONTEN 18+!⚠ Semenjak kematian suami Ayu, warga desa diteror dengan berbagai kematian, seperti kematian Pak Rohyan dan Pak Cetol. Mereka berdua adalah orang-orang kepercayaan Pak Kades. Pak Rohyan mati digorok oleh orang tak dikenal, persis seperti suami Ayu. Warga desa dan Pak Kades menganggap itu sebagai kecelakaan biasa dan menutup kasusnya dengan segera agar nama baik desa tidak tercemar. Selanjutnya adalah kematian Pak Cetol. Kematiannya sangat tragis. Pasalnya, ia ditemukan tanpa tubuh. Kepalanya ditancapkan pada bambu runcing dan dimasukkan ke dalam air sungai. Lagi, kematiannya berusaha ditutupi. Warga desa tak mau jika kematiannya sampai didengar polisi dan media. Jika sampai itu terjadi, berbagai penghargaan yang disematkan kepada desa tersebut akan sia-sia. Anak Pak Kades, Damar, merasa janggal dengan kematian-kematian itu. Ia baru datang dari Jakarta setelah 10 tahun tak pulang. Damar curiga kedatangannya adalah sebuah kutukan, sebab baru kali ini ia menemui orang-orang yang mati secara berdekatan. Ia menjadi takut jika ia telah melukai orang lain sehingga ia dikutuk dengan berbagai peristiwa tersebut. Di desa itu, diam-diam Damar dekat kembali dengan mantannya---Ayu---janda yang baru kehilangan suaminya dan dianggap gila karena masa lalunya yang buruk. Selama mendekati Ayu, tabir kebenaran mulai tersingkap. Satu persatu Damar mulai menemukan titik terang atas apa yang telah terjadi dengan desanya, termasuk awal mula kematian suami Ayu. Cover: Canva

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti