Desa Kutukan

Desa Kutukan

  • WpView
    Reads 167
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 19, 2024
Kutukan lama yang masih melekat pada keturunan-keturunannya. Kutukan yang akan menewaskan para remaja hingga anak kecil tak berdosa-setiap senin malam-setiap rumah. Tak akan ada yang bisa lolos dari hari penumbalan desa, kecuali mereka yang dijaga leluhurnya. Tak ada yang mampu keluar dari desa. Atau satu keluarga akan tewas secara tiba-tiba, walau dengan cara tak masuk logika. Berhati-hatilah pada mereka yang tak kasat mata. Mereka akan membuat kalian mati dengan cara yang tak disangka. Sebut saja desa ini dengan "Desa kutukan". Selamat datang. Di kisah para anak desa, di detik sebelum ajal menjemput mereka.
All Rights Reserved
#122
tumbal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Chandra [END]
  • Utopia 2014 || The Prologue [End]✔️
  • Night Stalkers
  • Para Bajingan Dan Perempuan Gila [END]
  • Kembali
  • Desa Terkutuk|| SUDAH TERBIT
  • TEROR ARWAH DESA
  • Hutan Terlarang [END]
  • Can't Escape [END] ✔
  • Diary of the Cursed Eyes | ✔

"Jangan main kalau matahari mulai terbenam, nanti kamu bisa hilang! Apalagi kalau sampai masuk ke Alas!" Bukan untuk menakut-nakuti anak kecil agar pulang sebelum senja, tetapi itu memang pantangan bagi seluruh penduduk Dusun Pedhukul tidak peduli umur. Tidak ada yang tahu apakah mitos itu benar atau tidak, tetapi orang-orang mematuhinya. Danastri, anak kepala desa yang dijuluki sebagai Kembang Desa, yang sedang sakit keras tiba-tiba saja lari ke dalam alas di malam hari dan menghilang. Tentu saja ini membuat seluruh warga geger. Orang-orang melakukan segala upaya untuk mencari gadis itu, tetapi selalu berakhir dengan kegagalan. Mereka yang pergi mencari saat matahari terbenam menghilang tanpa jejak. Ketakutan seketika menyelimuti Dusun Pedhukul. Cara terakhir yang bisa mereka lakukan adalah meminta tolong pada Chandra, satu-satunya pemuda yang tidak menghilang meski berjalan sendirian di malam hari. Akan tetapi, mereka tidak tahu jika Chandra sendiri sangat takut dan enggan untuk pergi ke alas saat matahari telah terbenam. Novel fantasi/horror dengan nuansa Nusantara zaman dahulu! Start 7 Juni 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines