Desa Kutukan

Desa Kutukan

  • WpView
    Reads 166
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 19, 2024
Kutukan lama yang masih melekat pada keturunan-keturunannya. Kutukan yang akan menewaskan para remaja hingga anak kecil tak berdosa-setiap senin malam-setiap rumah. Tak akan ada yang bisa lolos dari hari penumbalan desa, kecuali mereka yang dijaga leluhurnya. Tak ada yang mampu keluar dari desa. Atau satu keluarga akan tewas secara tiba-tiba, walau dengan cara tak masuk logika. Berhati-hatilah pada mereka yang tak kasat mata. Mereka akan membuat kalian mati dengan cara yang tak disangka. Sebut saja desa ini dengan "Desa kutukan". Selamat datang. Di kisah para anak desa, di detik sebelum ajal menjemput mereka.
All Rights Reserved
#540
desa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembali
  • Kematian Tak Bercerita
  • Diary of the Cursed Eyes | ✔
  • Haunted Garden (DIUPDATE SETELAH INTUISI PRIBUMI Selesai)
  • Desa Pendosa - TAMAT ✔️
  • Duo Berandal yang Terculik✔
  • CATATAN PEMBUNUHAN (END)
  • Desa Terkutuk|| SUDAH TERBIT
  • Chandra [END]
Kembali

Kurasakan hangat mentari menyentuh wajahku, membangunkanku dari tidur di perjalanan yang panjang. Aku sudah tak mempunyai urusan lagi dengan ibukota karena kuliahku telah selesai. Angin sejuk pagi hari masuk dari jendela bus yang sedikit terbuka, membelai rambutku yang tak begitu panjang. Kulihat di sekitarku tak ada orang selain aku dan sopir bus. Sedangkan di luar, pepohonan lebat berusaha menghalangi sinar mentari untuk mengenaiku. "Aku hampir sampai," kataku di dalam hati. Adikku pernah bercerita kalau di desa sudah banyak perubahan menjadi lebih maju. Aku jadi sedikit penasaran seperti apa desa yang kutinggalkan selama empat tahun itu. Ternyata desaku memang berubah, tak hanya pembangunan di mana-mana, namun aku disambut dengan kematian aneh beruntun yang tak diketahui penyebabnya. Pilihan ada di tanganku, apakah aku harus lari, atau aku tetap harus kembali?

More details
WpActionLinkContent Guidelines