10 partes Concluida Shani tidak pernah benar-benar pergi. Ia hanya terjebak di antara kenangan dan waktu, menyaksikan Chika menua dalam luka yang ia tinggalkan. Setiap tawa Chika yang dulu menjadi rumah, kini berubah menjadi gema sunyi yang tak bisa lagi ia sentuh. Di dunia yang tak bisa lagi mendengarnya, Shani masih tinggal, sebagai bayangan, sebagai doa yang tak sempat terucap, sebagai cinta yang mati terlalu cepat.
Sementara Chika terus berjalan dengan langkah pincang, memeluk janji yang tak pernah sempat menjadi nyata. Ia mencintai seseorang yang masih ada dalam jiwanya, tapi tak bisa lagi hadir di hadapannya. Dan di antara hidup dan kehilangan, hanya satu yang tersisa, cinta yang tak selesai, namun abadi dalam ingatan.