Terlambat kusadari

Terlambat kusadari

  • WpView
    Reads 167
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 2, 2015
Prolog "lo yakin ris mau sama dia?dia kan play boy?" ucap fidi ketus "yaelah play boy mau lo pacarin?mau sanggup ampe kapan lo liat cewenya berentet" ucap denia yang lebih ketus " apa salahnya gua ngerubah cowo playboy kaya deno gitu?apa salah? fidi dan denia pun terdiam mendengar ucapan gue *** *keesokan harinya* "eh tan itu deno ya?" tanya gue kepada tanti "iye ris, biasalah sama cewe baru, lo aja yg baru di tembak gapernah di gandeng kaya cewe yang dia gandeng sekarang" ucap tanti dengan nada yang agak keras. "gua gapernah mikir deno itu gabisa berubah, walaupun sifat dia kaya gini mulu setiap hari, gua yakin gua pasti bisa rubah deno jadi yang lebih baik dan jadi lebih bisa hargain perasaan perempuan yang bener bener sayang sama dia" ucap gue dalam hati ----------------------------------- Hallo, makasih uda mau baca walaupun masi prolog.. Pantengin terus ya hehe:)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Not The Wrong
  • Ketos Dingin||MYG✔️
  • KISAH KITA (END)
  • My Stupid Boyfriend
  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • Yes, I Will
  • I AM YOU [NEW VERSION]
  • Devil in Your (ANGGARANTA)

"Oh, jadi kamu minta tolong sama Brama juga? Dasar cewek sana-sini mau," ejek Ake sesekali tertawa. "Terus, mau adegan romantis lagi seperti di drama-drama Korea. Ya, mana bisa? Brama tadi sebenarnya jijik dengan adegan itu. Iya 'kan, Bram?" tanya Nalia sembari menatap Brama. Ucapan Nalia membuat Brama menghela napas, dia tak habis pikir. Kenapa, sih, mereka sebegitunya dengan Angel? Apakah karena dia punya keistimewaan tersendiri? Usai menghela napas dan menekan sedikit pelipisnya. Brama tersenyum sinis lantas membalas tatapan Nalia. "Coba katakan, mengapa aku jijik melakukan hal itu?" tanya Brama. Pertanyaan Brama membuat Nalia tersenyum kemenangan, dia yakin Brama memihak kepadanya. 🌹🌹 Berbicara tentang keistimewaan, apakah itu sebuah kesalahan? Bukan yang salah. Ada hal bermakna di dalamnya. Lantas, apakah makna tersebut?

More details
WpActionLinkContent Guidelines