7/7 (seven days a week) | Yang Jungwon

7/7 (seven days a week) | Yang Jungwon

  • WpView
    Reads 448
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 15, 2024
[ BUKU PERTAMA ] Tatiana merasa tidak percaya diri dengan banyak hal yang ada dalam dirinya. Ia merasa takut jika tidak mendapatkan teman di SMA seperti apa yang selalu dikatakan kakak perempuannya. Namun, ketakutannya belum tentu terbukti sebab Tatiana mengusahakan dalam mencoba melakukan hal-hal baru di SMA. Ia mendapatkan teman-teman yang baik dan pengalaman berharga di sekolah barunya. Meski begitu, Ditambah lagi, kehadiran Sakha, teman sekelasnya itu membuatnya merasa aman serta membuat kehidupan SMA-nya lebih berwarna. *** Sakha yang sedang dalam fase memberontak, jauh dari kata baik. Ia merasa hidupnya memuakkan. Keputusan besar Sakha yakni dengan mendaftar ke sekolah negeri tanpa persetujuan ayahnya. Ia bertemu dengan gadis mungil bernama Tatiana di sekolah barunya. Awalnya Sakha hanya menganggap gadis itu 'menarik' seperti yang sudah-sudah. Ternyata, Tatiana menarik perhatian Sakha lebih dari yang ia kira. Hingga Sakha ingin berada di dekatnya selalu. Setiap hari, tujuh hari dalam seminggu pun kalau bisa.
All Rights Reserved
#81
insecure
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dancing for the Star [TAMAT]
  • Ghost MOS [End]
  • VATRIA UNEDA SCHOOL [✓]
  • Kelas A [End]
  • Yang Dicari
  • Love's Serendipity
  • Unwelcome Neighbor ft Lee Heeseung of Enhypen [COMPLETED]
  • Imaginary Boyfriend

Adara, seorang gadis berusia 15 tahun, merasa bahwa dirinya buruk rupa, apalagi ketika orang-orang membandingkannya dengan Ananda, abangnya yang merupakan cowok pintar, tampan, dan rajin. Adara merasa bahwa abangnya sempurna, tidak seperti dirinya. Adara sering merasa minder dan insecure karena merasa tidak punya hal yang bisa dibanggakan, kecuali menari. Adara suka menari, tetapi ia tidak percaya diri jika harus menari di depan banyak orang. Ia merasa malu pada penampilan fisiknya yang menurutnya tidak menarik. Suatu waktu, ada lomba menari yang diadakan oleh SMA tempat Adara bersekolah. Marvelo, sahabat Adara, sangat mendukung Adara untuk mengikuti lomba tersebut. Tadinya Adara tidak mau mengikuti lomba tersebut karena tidak percaya diri, tetapi suatu kejadian besar menyangkut Marvelo membuat Adara mau mengikuti lomba tersebut meskipun dirinya masih sering minder dan sulit untuk percaya diri. Apakah Adara bisa melawan rasa takutnya untuk tampil percaya diri? Adara berharap ia bisa keluar dari rasa takutnya dan bisa memandang dunia dengan percaya diri. *Naskah ini diikutsertakan dalam dalam Writing Marathon Seluna

More details
WpActionLinkContent Guidelines