We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Langit dan Bumi

Langit dan Bumi

  • WpView
    Reads 11,251
  • WpVote
    Votes 937
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 29, 2025
WpInfo
Fanfic
TOMORROW X TOGETHER (TXT)
"Tentang bumi yang terlupakan oleh indahnya langit." [Brothership] Mau sampai kapan kita kayak gini terus? -adalah satu kalimat yang selalu Langit pertanyakan. Jadi kakak itu bukanlah hal yang mudah! Dituntut untuk selalu memberikan contoh yang baik memang tidak terlihat sebagai sebuah tugas yang berat. Tapi siapa yang tau? Hanya Langit yang tau. Ketika seluruh usahanya telah dikerahkan untuk meraih sebuah harapan yang tak kunjung tergenggam, setidaknya ia telah mencoba. Lantas terlahir sebagai adik yang juga terus berperang ditengah keadaan yang sulit dirinya pahami memangnya hal yang mudah? Tanpa langit, tidak akan ada kebahagiaan. Tanpa Bumi, siapa yang akan mampu bertahan? Start: 20/12/23 Highest Rank: #1_txtfanfict [12/3/24] #1_homesick [16/4/24] #1_hyuningkai [25/1/25] #1_txtxyou [25/1/25] #1_txtau [7/4/25]
All Rights Reserved
#763
sicklit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ѕᥱ⍴ᥙᥴᥙk Ѕᥙrᥲ𝗍 || Choi Beomgyu
  • R U M I T
  • HATER or LOVER? || Taegyu
  • [✔] Family! || Besok X Bersama
  • A Little Thing Called : QUERENCIA [END]
  • My Berandal Brother ✔️
  • BINTANG KEMBAR ✔️
  • [✓] BE THE SUN | TXT
  • Innoncent [END]
  • NAMU ✔

Beomgyu tidak tau apakah dirinya bahagia atau tidak. Hidup dengan keluarga berkecukupan dan kedua orang tua yang begitu menyayanginya tidak membuat dirinya merasa lega. Belum lagi Yeonjun, sang kakak yang selalu menjaganya dan selalu mendengarkan keluhannya tentang dunia. Laki - laki itu bimbang, namun dunia begitu kejam untuknya yang begitu rapuh. Ketika dirinya sudah tidak sanggup menahan rasa sakit, saat itu pula orang - orang datang padanya dengan senyuman. Memintanya bertahan demi orang yang dia sayangi tanpa memikirkan bagaimana rasa sakit yang dirinya tanggung seorang diri. "Bahkan jika sang mentari tak lagi memancarkan sinarnya, masih ada sang rembulan sebagai penggantinya. Hidup itu terus berputar, kehilangan adalah hal yang wajar. Karena pada akhirnya, kalian akan menyadari bagaimana orang - orang mulai datang menggantikan masa lalu dan kembali mengukir masa depan".

More details
WpActionLinkContent Guidelines