Cinta Suci Azizah(end)

Cinta Suci Azizah(end)

  • WpView
    Reads 8,557
  • WpVote
    Votes 338
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadComplete Sun, Dec 29, 2024
JANGAN LUPA FOLLOW SEBELUM MEMBACA! "Mas, bisa bawa mobil nggak sih! lihat baju saya kotor semua! " sembur Zizah dengan seribu kekesalannya. " Ya, jangan salahin saya dong! itu kan jalan umum" jawab Aziz enteng. . . . Jodoh, kematian, dan nasib seseorang hanya Allah yang tahu. Manusia hanya bisa menerima dan menjalani sekenario yang telah di buat_Nya. Seperti Azizah yang tak pernah berfikir akan menikah di usia yang masih terbilang muda dengan seorang lelaki yang tak ia kenal karna perjodohan dari almarhum ayahnya. Akankah, ia bahagia? Hanya Allah dan Azizah yang tahu . . . . BUKAN HANYA KISAH CINTA PERAN UTAMA YANG TERSAJI TAPI KISAH TEMAN-TEMANNYA PUN ADA TERBUNGKUS DENGAN ROMANTIS. PENASARAN?. BACA AJA!!😊
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SENJA UNTUK ALESHA
  • Disatukan Oleh Perjodohan [END]
  • KISAH KAU DAN AKU
  • DIBALIK HIJAB MASJID (TAMAT)
  • Hiraeth (Terbit)
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • OPACRAPHILE [End]
  • Penantian Halalku
  • Jodoh Spesial
  • Let Me Love You (Complete✔)

Hai, namaku Alesha Zahrasyla. Sengaja ku tulis cerita ini untuk mengenang orang-orang berharga yang pernah ada di beberapa episode hidupku. Di episode pertama, kalian akan menemukan Jihan. Dia sahabatku. Dia humoris, humble, tapi terkadang karakternya tercipta dengan sedikit berlebihan. Di episode kedua, kalian akan menemukan seseorang yang sebenernya aku sangat menyayanginya, tetapi aku sangat bertolak belakang saat dia kembali lagi bersamaku, aku sangat kecewa kepadanya. Di episode ketiga, kalian akan menemukan sosok yang sangat aku cintai dan aku berharap bahwa dia dan aku akan saling mencintai lebih lama. Di episode terakhir, kalian akan menemukan sosok Alesha yang begitu kacau dan tak tau arah. Dan di situlah bagian dari cintanya muncul, meyakinkan bahwa dirinya harus tetap hidup dan tumbuh sebagai ungkapan syukur dari beberapa episode yang sempat ia kufuri kenikmatannya dari sang Pencipta. "Cinta itu tulus, tidak mengharap imbalan, juga tidak diperhitungkan."

More details
WpActionLinkContent Guidelines