Pretty Lie

Pretty Lie

  • WpView
    Reads 144
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 31, 2023
Hari Minggu seharusnya menjadi hari yang damai bagi Hoshin. Tapi dia malah terganggu oleh suara musik yang menggelegar dari rumah tetangganya. Alunan lagu rock yang diputar sepanjang hari dan diiringi oleh suara sumbang yang memekakkan membuat Hoshin menyumpal telinganya dengan kapas. Laki-laki itu menutup bukunya frustasi. Mau seserius apapun Hoshin belajar, suara melengking itu membuat fokusnya bubar jalan. Alih-alih bisa menghafal nama organel-organel sel, dia bahkan tidak bisa mengumpulkan konsentrasinya. Merasa muak dengan "gangguan" itu, Hoshin membuka jendela kamarnya lebar-lebar lantas melemparkan gumpalan kertas ke arah jendela kamar tetangganya. "HALO! BISA TOLONG KECILIN SUARANYA, GAK?!"
All Rights Reserved
#454
nerd
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIKANESHA
  • Moonstruck
  • SILENCED AT 302 [END]
  • [BUKAN] Couple Goals 2
  • Gaskeun, Dok! | Taesan X Leehan ( Gongfourz )
  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • Roommate With Benefits
  • Damnation Love(END)
DIKANESHA

Lahir sebagai anak di luar nikah menjadikan hidup Nesha sejak awal dipenuhi bayang-bayang takdir yang tidak ia pilih. Kedua orang tuanya terpaksa menanggung keputusan pahit, sementara ia tumbuh dengan membawa beban yang tidak pernah ia minta. Dari kecil, Nesha belajar bahwa cinta dan komitmen bukanlah janji manis, melainkan luka yang diwariskan. Rasa takut akan keterikatan membuatnya menutup rapat hati, seolah membangun benteng tinggi agar tak ada lelaki yang bisa menyentuh ruang terdalam jiwanya. Namun, satu pengecualian. Dika. Bersama Dika, Nesha menemukan versi dirinya yang paling jujur-tanpa topeng, tanpa pura-pura. Sebuah ruang aman yang tak pernah ia rasakan bersama siapa pun. Hanya saja, sebuah keadaan memaksa Nesha dan Dika pada ikatan yang paling ia hindari-pernikahan. Sebuah janji yang selama ini menjadi ketakutannya yang paling besar. Dan kini, ia harus menghadapi kenyataan bahwa lelaki yang selama ini ia percayai, justru adalah orang yang menggenggam kunci takdir barunya. - "Bajingan! Anak setan! Binatang sialan! Dasar satwa liar! Cowok keparat! Orang cabul! Lo apain gue malem itu hah!?" - Nesha mendesis di sana. "Ya lagian, masa gue gak ngerasain apa apa abis begituan." "YA EMANGNYA LO HARUS NGERASIN APA?!" "YEE APA KEK, GAK BISA JALAN ATAU GIMANA. MASA GAK SAMA KAYAK YANG DI BUKU BUKU, LO NYA GAK JAGO KALI!" - "Gue gak bisa janjiin pernikahan yang bahagia, menurut standar Lo. Tapi gue bakal usahain, jadi rumah buat Lo pulang. Rumah yang aman buat Lo tinggal, rumah yang nyaman buat Lo berbagi, susah ataupun senang." "Mau ya nikah sama gue?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines