Story cover for Pretty Lie by HeavenLalaland
Pretty Lie
  • WpView
    Reads 144
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 144
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Dec 20, 2023
Hari Minggu seharusnya menjadi hari yang damai bagi Hoshin. Tapi dia malah terganggu oleh suara musik yang menggelegar dari rumah tetangganya. Alunan lagu rock yang diputar sepanjang hari dan diiringi oleh suara sumbang yang memekakkan membuat Hoshin menyumpal telinganya dengan kapas.

Laki-laki itu menutup bukunya frustasi. Mau seserius apapun Hoshin belajar, suara melengking itu membuat fokusnya bubar jalan. Alih-alih bisa menghafal nama organel-organel sel, dia bahkan tidak bisa mengumpulkan konsentrasinya.

Merasa muak dengan "gangguan" itu, Hoshin membuka jendela kamarnya lebar-lebar lantas melemparkan gumpalan kertas ke arah jendela kamar tetangganya.

"HALO! BISA TOLONG KECILIN SUARANYA, GAK?!"
All Rights Reserved
Sign up to add Pretty Lie to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Gaskeun, Dok! | Taesan X Leehan ( Gongfourz )  by LHnzeE
35 parts Complete Mature
SINOPSIS "Gaskeun, Dok!" Leehan - mahasiswa FK semester akhir, lembut, bijak, dan punya suara yang bisa nenangin badai. Satu-satunya kelemahannya? Anak Teknik yang ngerokok sambil godain dia di parkiran kampus: Taesan. Taesan - anak bengkel, dominan, toxic tapi manisnya ngeselin. Tiap omongannya bisa bikin naik darah sekaligus deg-degan. Dia lebih suka ngejar daripada dikejar, dan target terbarunya? Si "dokter baik hati" yang diem-diem bikin degupnya ngaco. Tapi hubungan mereka bukan satu arah. Di balik tawa tongkrongan, ada geng dominan yang petantang-petenteng dan para submissive yang sibuk curhat di grup chat bernama "Bucin Berkedok Bijak". Dari bengkel kampus sampai pameran seni, dari warung rokok sampai malam ulang tahun, mereka semua berusaha satu hal: mencintai dengan cara masing-masing. Karena di dunia anak motor, cinta bukan cuma soal kata manis. Tapi tentang helm yang diboncengin, rokok yang dibagi dua, dan pelukan diam-diam di balik punggung jaket tambal sulam. "Gaskeun, Dok!" adalah kisah tentang laki-laki yang jatuh cinta bukan karena harus, tapi karena udah gas dari awal. --- Bxb Alert!! Gongfourz ( Taesan × Leehan ) Karya ini sepenuhnya fiksi dan tidak ada sangkut paut dengan kehidupan asli dari idol/tokoh dalam cerita. Mohon bijak dalam membaca dan memilah cerita, berikan dukungan dan apresiasi, beberapa informasi dan tata bahasa dalam cerita terbantu oleh AI. SELAMAT MEMBACA UPDATE TIAP HARI!!!
Petikan Lingga by alergi_alergy
12 parts Complete
Suara petikan gitar mengisi ruangan kecil itu, menggema lembut di antara dinding-dinding kosong. Lingga duduk bersila di lantai, memeluk gitar akustiknya seperti seorang sahabat lama yang selalu setia mendengar. Tangannya bergerak perlahan, memainkan melodi yang sederhana namun penuh makna. Mata Lingga terpejam, seakan mencari ketenangan di antara setiap nada yang ia mainkan. Hari itu, matahari menyelinap masuk melalui celah-celah jendela. Langit berwarna jingga keemasan, tanda bahwa senja sudah mulai memeluk hari. Lingga tahu bahwa waktu terus berjalan, namun ia merasa seolah detik-detik itu melambat saat ia tenggelam dalam musiknya. Di sudut ruangan, terletak sebuah foto kecil yang berdiri di atas meja kayu. Foto itu adalah potret dirinya bersama Nalendra-tertawa bersama di sebuah taman dengan cahaya matahari menerpa wajah mereka. Lingga melirik foto itu sejenak, senyumnya muncul tapi dengan berat, seakan ada sesuatu yang tertahan. Petikannya terhenti. Lingga menarik napas dalam-dalam, lalu menundukkan kepala, memandangi gitar di pangkuannya. "Len... gue nggak tahu kenapa gue selalu mainin lagu ini setiap kali gue mikirin lo," gumamnya lirih. Ia mengusap wajahnya, mencoba menahan air mata yang mulai menggenang di matanya. Hening. Hanya ada suara angin yang meniup lembut tirai jendela. Lingga kembali menyandarkan punggungnya ke dinding, mencoba mengingat saat-saat ia dan Nalendra duduk bersama di tempat ini. Gitar yang kini di tangannya pernah dimainkan oleh Nalendra, bahkan melodi yang ia mainkan barusan adalah lagu yang sering mereka nyanyikan bersama. "Mungkin lo bener, Len," bisiknya pelan. "Hidup ini nggak selalu soal yang sempurna, tapi soal belajar menerima." Lingga tersenyum kecil, meskipun hatinya masih terasa berat.
You may also like
Slide 1 of 8
[BUKAN] Couple Goals 2 cover
Gaskeun, Dok! | Taesan X Leehan ( Gongfourz )  cover
Moonstruck  cover
The Past cover
Petikan Lingga cover
Matahari cover
Love Letters [END] cover
Rama Prananta (Sudah Terbit) cover

[BUKAN] Couple Goals 2

61 parts Complete

Sequel [Bukan] Couple Goals "Lo kenapa sih marah-marah mulu?" "Hormon" "Hello, lo tiap hari marah-marah, itu haid apa pendarahan?" Seru Geri pelan Gea nyengir "Lo kan tau, gue sambil berak aja bisa kerja" "Bukan berak, tapi pup" koreksi Geri "Apa bedanya? Sama-sama keluar tai" "Beda" "Ya apaaaa?" Desah Gea malas. "Diantara, berak, beol, sama eek, pup lebih sopan dan halus diantara ketiganya. Faces yang keluar dari pantat lo itu bentuknya sempurna, senyap, gak bersuara, keluarnya mulus, dan baunya masih ditahap sopan" "Dan berak?" "Itu bentuk paling sempurna dari buang air besar. Biasanya itu terjadi kalo lo nahan berak lama banget dan udah gak tahan. Faces yang bakal lo keluarin juga gak karuan bentukannya. Suaranya biasanya berisik, kayak, brat-brot-brat-brot. Dan baunya jangan dikata. Udah kayak bantar gebang"