MEMELUK LUKA

MEMELUK LUKA

  • WpView
    Reads 760
  • WpVote
    Votes 78
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 13, 2024
Perlahan tapi pasti, semua orang yang Dayana sayangi pergi meninggalkan Dayana. Mulai dari Mama, Papa, Kakak, Oma, Arkana, apakah sekarang Arjuna juga akan pergi meninggalkannya? Terlalu banyak luka yang tersimpan, fisiknya tak berdarah, tapi hatinya hancur tak bersisa. Pelukan hangat yang selalu didambakan, ternyata tidak pernah ada. Apakah ia benar-benar sebatang kara? APAKAH TIDAK ADA YANG BISA DIPELUK? SAMPAI HARUS MEMELUK LUKA? ~Dayana Ishana Tara
All Rights Reserved
#4
dayana
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Untuk Arjuna[✓]
  • PAIN (TERBIT) ✔
  • Kesedihan [SELESAI]
  • Ramadan Penuh Luka [END] (TERBIT)
  • DIFRAKSI
  • LUKA PUNYA CERITA
  • Wounds  [On Going]
  • AL: Stand Alone [END]
  • Poison Of Love
  • 𝑨𝒌𝒔𝒂𝒓𝒂 𝑫𝒊 𝑳𝒂𝒏𝒈𝒊𝒕 𝑷𝒂𝒔𝒖𝒏𝒅𝒂𝒏

[Family & Brothership] "Emangnya, karate itu gak bisa dibanggain, ya?" Keluarga harmonis, rasa neraka. Emang ada? Itulah yang dirasakan oleh Arjuna Omar Biantara. Seorang atlet seni bela diri yang sayangnya memiliki otak dengan kapasitas rendah. Selalu diremehkan dan dibandingkan dengan saudara menjadi makanan sehari-hari baginya. Mahir menyimpan luka dalam hati hingga berujung pada kesakitan nyata yang tidak akan pernah bisa ia jahit sendiri. Hingga satu per satu kebahagiaan yang bahkan belum ia rasakan, menghilang seolah takdir baik membenci dirinya. Coba rasakan sakitnya, lukanya dan perjuangannya. Maka kau akan berkata, "Aku pun pernah merasakannya." . ⚠️Plagiat Jauh Jauh⚠️ Mari sesama penulis, kita saling menghargai yaa🤗 ©️Hak cipta diatur oleh Undang-Undang ©️Elemen media dari cerita ini sebagian aku dapet dari pinterest, google dan dokumen pribadi

More details
WpActionLinkContent Guidelines