Serpihan Hati (END)

Serpihan Hati (END)

  • WpView
    Bacaan 618,342
  • WpVote
    Undian 22,317
  • WpPart
    Bahagian 30
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Kha, Mac 7, 2024
WpInfo
Fiksyen
Romantika
"Saya mohon maaf, tidak ada kantong janin di rahim ibu. Jadi bisa dikatakan kalau ibu belum hamil" Aku meremas rok yang kukenakan saat dokter kandungan menyampaikan hal itu. Sedih dan takut jika keluarga besar suamiku menanyakan kehamilanku. Aku melihat ke arah suamiku. Seperti biasa, dia hanya diam dengan ekspresi wajah yang datar. Sudah tiga tahun ini kami berusaha mendapat momongan tapi selalu berakhir kegagalan. Ini adalah kesempatan terakhir bagi pernikahanku. Jika aku tidak bisa memberikan keturunan maka aku harus melepas Rajendra dengan dua pilihan, perceraian atau dimadu dengan wanita pilihan keluarganya.
Hak Cipta Terpelihara
#253
madu
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

Anda juga mungkin menyukai

  • FAITH: My Second Marriage (Buku Ready)
  • Istri Cadangan
  • REGATHAN [END]
  • PAIN [TAMAT]
  • Angel To Raya (END)
  • Bersemi Di Ujung Perpisahan
  • Mahaputra's Little Wifey (Revisi)
  • KAMU YANG KUSEBUT RUMAH (END-MASIH LENGKAP)

Centana, perempuan 30th yg memiliki trauma pada pernikahan, tiba-tiba harus dihadapkan dengan sebuah insiden mengejutkan. Ia terbangun dan mendapati dirinya telah menikah dengan seorang lelaki yang jauh lebih muda. Juna, lelaki 26 th, seorang player berdarah dingin yang membenci sebuah ikatan, begitu marah pada orang-orang yang mengatakan padanya bahwa ia telah menikah dengan seorang janda beranak dua, membuat Juna begitu benci pada perempuan itu. Sangat benci. Bagaimanakah keputusan Centana dan Juna selanjutnya? Apakah mereka akan tetap mempertahankan pernikahan aneh itu, ataukah memilih untuk berpisah? Apa yang sesungguhnya telah terjadi? Bagaimana mereka bisa tiba-tiba menikah tanpa mereka sadari? ° Juna ° Janda. Aku mengerjap beberapa kali dan berusaha menenangkan gemuruh itu. Janda. Ia seorang janda dengan dua bocah. Mereka berdiri tepat di hadapanku. Tanpa dosa. Ini sangat menyesakkan. Aku tidak bisa bernapas. "Ini pasti sebuah kesalahan, Pap. Tidak mungkin kalau aku telah menikahi seorang janda yang--" Kalimat itu tercekat sesaat di tenggorokan. Aku mengedikkan bahu dengan sengaja, sebagai sebuah ejekan yang menyedihkan. "Yang lebih tua dariku," lanjutku kemudian. Dengan cepat kupalingkan arah pandang dari perempuan itu. Wajah tanpa dosanya membuatku muak. Sangat muak! ° Centana ° Mungkin, seharusnya aku tidak datang dan menghadapi hinaan-hinaan yang mencelat tanpa permisi dari mulut lelaki itu. Mungkin, seharusnya, sejak aku menemukan diriku terbangun di ranjang itu, aku segera pergi dan tidak kembali lagi seperti ini. Lelaki itu... Lelaki manja yang tengah merengek-rengek pada ayah dan ibunya itu... Ia pasti belum pernah menghadapi bagaimana hidup di dalam sebuah neraka. Tidak seperti aku, dan anak-anakku. Dan itu membuatku muak. Membuatku ingin menunjukkan padanya, apa arti dari neraka kepedihan.

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi