Serpihan Hati (END)

Serpihan Hati (END)

  • WpView
    LECTURAS 618,283
  • WpVote
    Votos 22,317
  • WpPart
    Partes 30
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, mar 7, 2024
WpInfo
Ficción
Romance
"Saya mohon maaf, tidak ada kantong janin di rahim ibu. Jadi bisa dikatakan kalau ibu belum hamil" Aku meremas rok yang kukenakan saat dokter kandungan menyampaikan hal itu. Sedih dan takut jika keluarga besar suamiku menanyakan kehamilanku. Aku melihat ke arah suamiku. Seperti biasa, dia hanya diam dengan ekspresi wajah yang datar. Sudah tiga tahun ini kami berusaha mendapat momongan tapi selalu berakhir kegagalan. Ini adalah kesempatan terakhir bagi pernikahanku. Jika aku tidak bisa memberikan keturunan maka aku harus melepas Rajendra dengan dua pilihan, perceraian atau dimadu dengan wanita pilihan keluarganya.
Todos los derechos reservados
#115
getaran
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Bersemi Di Ujung Perpisahan
  • Angel To Raya (END)
  • ELEGI ASMARA
  • Turun Ranjang
  • REGATHAN [END]
  • Semesta (offGun)

Semua orang mengira Saka Aryaatmaja mencintai Juni Rania Tanaka, namun nyatanya itu kekeliruan besar. Saka tidak pernah mencintai Rania, namun menolak perjodohan yang disodorkan oleh orangtuanya pun Saka tidak mampu. 3 tahun penuh pernikahan mereka begitu dingin, sosok Rania yang sebelumnya begitu ceria kini layu dan surut, dinginnya sikap Saka menggerogotinya tanpa ampun hingga Rania tidak mampu lagi bertahan terlebih saat Rania melihat siapa sosok yang selama ini memenuhi hati suaminya. Rania menyerah, Rania memilih berpisah, tidak peduli betapa sulitnya perceraian militer, Rania mantap meninggalkan Saka, tanpa menunggu mereka resmi bercerai, Rania memilih pergi. Sayangnya dipelarian pun mereka akhirnya dipertemukan kembali, antara relawan dan satgas gabungan, sesuatu yang seharusnya berakhir kini justru bersemi. Perhatian dan sikap kecil membawa kedekatan, mereka seolah lupa jika mereka berniat untuk berpisah. Lantas bagaimana akhirnya? Akan kisah orangtua Saka terulang kembali atau justru ada sebuah keajaiban di ujung perpisahan?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido