Serpihan Hati (END)

Serpihan Hati (END)

  • WpView
    Reads 607,756
  • WpVote
    Votes 22,023
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 7, 2024
"Saya mohon maaf, tidak ada kantong janin di rahim ibu. Jadi bisa dikatakan kalau ibu belum hamil" Aku meremas rok yang kukenakan saat dokter kandungan menyampaikan hal itu. Sedih dan takut jika keluarga besar suamiku menanyakan kehamilanku. Aku melihat ke arah suamiku. Seperti biasa, dia hanya diam dengan ekspresi wajah yang datar. Sudah tiga tahun ini kami berusaha mendapat momongan tapi selalu berakhir kegagalan. Ini adalah kesempatan terakhir bagi pernikahanku. Jika aku tidak bisa memberikan keturunan maka aku harus melepas Rajendra dengan dua pilihan, perceraian atau dimadu dengan wanita pilihan keluarganya.
All Rights Reserved
#4
madu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bersemi Di Ujung Perpisahan
  • REGATHAN [END]
  • Best Of Name (END)
  • PAIN [TAMAT]
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • After Divorce (Selesai)
  • Turun Ranjang
  • Angel To Raya (END)
  • My Sweet Husband

Semua orang mengira Saka Aryaatmaja mencintai Juni Rania Tanaka, namun nyatanya itu kekeliruan besar. Saka tidak pernah mencintai Rania, namun menolak perjodohan yang disodorkan oleh orangtuanya pun Saka tidak mampu. 3 tahun penuh pernikahan mereka begitu dingin, sosok Rania yang sebelumnya begitu ceria kini layu dan surut, dinginnya sikap Saka menggerogotinya tanpa ampun hingga Rania tidak mampu lagi bertahan terlebih saat Rania melihat siapa sosok yang selama ini memenuhi hati suaminya. Rania menyerah, Rania memilih berpisah, tidak peduli betapa sulitnya perceraian militer, Rania mantap meninggalkan Saka, tanpa menunggu mereka resmi bercerai, Rania memilih pergi. Sayangnya dipelarian pun mereka akhirnya dipertemukan kembali, antara relawan dan satgas gabungan, sesuatu yang seharusnya berakhir kini justru bersemi. Perhatian dan sikap kecil membawa kedekatan, mereka seolah lupa jika mereka berniat untuk berpisah. Lantas bagaimana akhirnya? Akan kisah orangtua Saka terulang kembali atau justru ada sebuah keajaiban di ujung perpisahan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines