Serpihan Hati (END)

Serpihan Hati (END)

  • WpView
    Reads 607,805
  • WpVote
    Votes 22,023
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 7, 2024
"Saya mohon maaf, tidak ada kantong janin di rahim ibu. Jadi bisa dikatakan kalau ibu belum hamil" Aku meremas rok yang kukenakan saat dokter kandungan menyampaikan hal itu. Sedih dan takut jika keluarga besar suamiku menanyakan kehamilanku. Aku melihat ke arah suamiku. Seperti biasa, dia hanya diam dengan ekspresi wajah yang datar. Sudah tiga tahun ini kami berusaha mendapat momongan tapi selalu berakhir kegagalan. Ini adalah kesempatan terakhir bagi pernikahanku. Jika aku tidak bisa memberikan keturunan maka aku harus melepas Rajendra dengan dua pilihan, perceraian atau dimadu dengan wanita pilihan keluarganya.
All Rights Reserved
#4
madu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Best Of Name (END)
  • Be Mine [Terbit]
  • Angel To Raya (END)
  • Istri Cadangan
  • KAMU YANG KUSEBUT RUMAH (END-MASIH LENGKAP)
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • ELEGI ASMARA
  • Suddenly Marriage
  • Bersemi Di Ujung Perpisahan

Pernikahan karna perjodohan. Antara 2 orang yang tidak saling mengenal. Askara, sosok perempuan yang belum selesai dengan masa lalunya. Dia harus menerima nasibnya untuk dijodohkan dengan pria pilihan orang tuanya. Endra, sosok pria yang sudah memantapkan pilihannya dengan sosok wanita pujaannya.Tapi dia harus mengikhlaskan wanita pujaannya demi keinginan orang tuanya. Banyaknya pertengkaran dan pertaruhan nyawa terjadi diantara mereka. Bagaimana akhir cerita mereka? ## "Tadi kenapa telfon? Sampe 3 kali, emang ada yang penting?" Kara terdiam mendengar kalimat terakhir Endra. 'Emang ada yang penting?' ,apa Kara yang hamil sudah tidak penting baginya? Kenapa Endra setega itu? ## "Ra, lo mau pindah kamar?" Kara mengangguk "Kenapa Ra?" "Itu yang lo mau kan, lo udah bosenkan tidur sama gue. Liat gue setiap bangun tidur dan setiap mau tidur. Gue bakal turutin kemauan lo!" ###

More details
WpActionLinkContent Guidelines