Serpihan Hati (END)

Serpihan Hati (END)

  • WpView
    Reads 607,819
  • WpVote
    Votes 22,023
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 7, 2024
"Saya mohon maaf, tidak ada kantong janin di rahim ibu. Jadi bisa dikatakan kalau ibu belum hamil" Aku meremas rok yang kukenakan saat dokter kandungan menyampaikan hal itu. Sedih dan takut jika keluarga besar suamiku menanyakan kehamilanku. Aku melihat ke arah suamiku. Seperti biasa, dia hanya diam dengan ekspresi wajah yang datar. Sudah tiga tahun ini kami berusaha mendapat momongan tapi selalu berakhir kegagalan. Ini adalah kesempatan terakhir bagi pernikahanku. Jika aku tidak bisa memberikan keturunan maka aku harus melepas Rajendra dengan dua pilihan, perceraian atau dimadu dengan wanita pilihan keluarganya.
All Rights Reserved
#4
madu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Sweet Husband
  • Angel To Raya (END)
  • Ramadhan datang, Ramadhan pulang (TAMAT)
  • Bersemi Di Ujung Perpisahan
  • Mahaputra's Little Wifey (Revisi)
  • Semesta (offGun)
  • Suddenly Marriage
  • ELEGI ASMARA

"Mencintai mu dan menemukan mu di dalam hidupku itulah yang paling terindah." Menikah diusia muda memang lah hal konyol, namun kenapa aku harus menolak perjodohan itu ketika kesungguhan hatiku meminta pada Tuhan bertemu dengan pria yang tulus dan Tuhan telah nyatakan itu di hidupku. penasaran kelanjutannya ? Oke mari kita langsung capcus:))

More details
WpActionLinkContent Guidelines