Serpihan Hati (END)

Serpihan Hati (END)

  • WpView
    Reads 618,371
  • WpVote
    Votes 22,317
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 7, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Saya mohon maaf, tidak ada kantong janin di rahim ibu. Jadi bisa dikatakan kalau ibu belum hamil" Aku meremas rok yang kukenakan saat dokter kandungan menyampaikan hal itu. Sedih dan takut jika keluarga besar suamiku menanyakan kehamilanku. Aku melihat ke arah suamiku. Seperti biasa, dia hanya diam dengan ekspresi wajah yang datar. Sudah tiga tahun ini kami berusaha mendapat momongan tapi selalu berakhir kegagalan. Ini adalah kesempatan terakhir bagi pernikahanku. Jika aku tidak bisa memberikan keturunan maka aku harus melepas Rajendra dengan dua pilihan, perceraian atau dimadu dengan wanita pilihan keluarganya.
All Rights Reserved
#253
madu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Semesta (offGun)
  • KAMU YANG KUSEBUT RUMAH (END-MASIH LENGKAP)
  • Suddenly Marriage
  • Turun Ranjang
  • After Divorce (Selesai)
  • PAIN [TAMAT]
  • ELEGI ASMARA

"Dia anak ku , ANAKKU , hanya anak ku , aku yang berjuang sendiri selama ini , Anak mu telah mati , mati ketika kau menyetujui orang tua mu untuk menggurkan kandungan ku ".. -Gun " Maaf ,aku terlalu lemah untuk memperjuangkan kau , bisakah kita mulai kembali dari awal " .. - Off.. Ini cuma cerita halu ku doang ya gaes , jadi maaf kalo banyak tipo dan salah nya ,. Salam sayang babiiss 🤟

More details
WpActionLinkContent Guidelines