We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Arjuna [Different]

Arjuna [Different]

  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 22, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
"Tidak ada pemimpin yang sakit-sakitan" Arjuna Pradana Liam. Bocah berusia tujuh tahun itu adalah putra pertama yang di harapkan bisa menjadi penerus perusahaan milik keluarga Pradana, namun siapa sangka anak lelaki kecil itu semakin tumbuh dengan fisik yang lemah, dirinya gampang sakit-sakitan. Arjuna sangat senang ketika kedua orangtuanya mengadopsi anak laki-laki yang tiga tahun lebih tua darinya. Arjuna menjadi punya teman, Arjuna senang dengan kehadirannya tanpa tau bahwa kakak lelaki angkatnya itu akan menggantikan posisinya di masa depan. Arjuna sangat menyukai Kara, bocah perempuan sebayanya yang tinggal di tanah belakang kediaman keluarga Pradana, hanya di pisahkan gerbang dan tembok saja. Arjuna kecil sangat menyukai Kara yang cantik, Arjuna bahkan menyatakan cintanya pada Kara dan gadis kecil itu menerimanya. Namun waktu tidak dapat menunggu untuk membiarkan Arjuna tumbuh bersama Kara dan menjalin cinta lebih serius. Suatu saat ayah Kara membawa gadis kecil itu keluar kota, Arjuna kecil hanya bisa menangis tersendu saat Kara meninggalkannya. @copyright2023
All Rights Reserved
#6
penyayang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jovanka dan Abang Kembar
  • ARJUN MALIK GRAHAM
  • RUMAH KECIL ITU by : Plavana
  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)
  • SASHI
  • My Other 1/2
  • Tak Pernah Punya Harapan

Hendra dan Narendra Dewantara terlahir dengan beban yang tak mereka mengerti. Sejak kecil, mereka harus mendengar bisikan-bisikan bahwa mereka adalah anak pembawa sial. Namun, di balik semua itu, mereka masih memiliki kasih sayang dari kedua orang tua mereka-setidaknya hingga bayi kecil itu lahir. Jovanka, adik bungsu mereka, hadir ke dunia dengan membawa perubahan besar. Kehadirannya mengubah segalanya. Orang tua mereka, Dewantara dan Cinthya, yang dulu begitu menyayangi mereka, perlahan menjauh. Semua perhatian, semua kasih sayang, semua harapan yang dulu diberikan untuk mereka, kini hanya tertuju pada satu sosok-Jovanka. Hendra dan Narendra tumbuh dengan kebencian yang tak mereka pahami. Bagi mereka, Jovanka adalah alasan mereka kehilangan orang tua. Bayi mungil itu adalah penyebab semua kehancuran. Maka, tanpa sadar, mereka ikut menjauh. Mereka membiarkan adik mereka tumbuh sendirian dalam dingin, tanpa pelukan hangat seorang kakak. Namun, waktu mengajarkan mereka banyak hal. Perlahan, kebenaran terungkap. Luka yang selama ini mereka kira milik mereka saja, ternyata juga terukir dalam diri Jovanka. Dan saat mereka menyadari itu, sudah terlambat. Adik mereka telah berjalan terlalu jauh dalam gelap, terjebak dalam luka yang tak pernah mereka lihat. Kini, di antara penyesalan dan keinginan untuk menebus segalanya, Hendra dan Narendra berjanji. Mereka tidak akan membiarkan Jovanka menghadapi semuanya sendirian lagi. Tidak peduli berapa banyak duri yang harus mereka lalui, tidak peduli seberapa terlambat mereka menyadarinya-mereka akan memastikan adik mereka tidak lagi merasa sendirian. Namun, apakah cinta dan penyesalan cukup untuk menyembuhkan luka yang telah terukir begitu dalam? Ataukah semua ini sudah terlambat? Karena tak peduli seberapa besar keinginan mereka untuk melindungi, pada akhirnya hanya ada satu pertanyaan yang harus dijawab: apakah seorang pangeran yang telah kehilangan mahkotanya masih bisa menemukan rumahnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines