Suami Untuk Nazra

Suami Untuk Nazra

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 1, 2024
Nazra Shabira Hilya namanya. Ia dijodohkan oleh orang tuanya dengan lelaki yang ntah dari mana asalnya. Padahal dia sendiri sudah punya 'seseorang' yang ia dambakan. Siapa sosok laki-laki tersebut? Bagaimana hidupnya akan berjalan? Apakah dia bisa menerima jodoh yang telah ditentukan oleh orang tuanya itu? Ataukah dia mulai berjuang untuk seseorang yang dia dambakan? Penasaran? baca yuk readers! Tinggalkan jejak kalian dengan cara follow, vote dan komen.
All Rights Reserved
#20
bertemukembali
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • A B I A N : Insaf Boy  [END]
  • Cinta Tak Terduga
  • senja diberanda kayu
  • NAYYARA
  • 𝐙𝐈𝐍𝐍𝐈𝐀
  • First Love
  • couple till jannah

❝Keputusan berat yang harus aku ambil, demi menjagaku juga menjagamu adalah menjauhimu. Bukan karena benci, tapi karena aku mencintaimu. Semata agar kau dan aku tidak terjerumus dalam syahwat yang hina.❞ Begitulah kutipan tulisan yang aku tulis dan kutujukan untuk seseorang, cinta pertamaku. Assalamu'alaikum ... aku Rania Andinadya. Jika kamu bertanya kisah ini mengisahkan tentang apa ... ini tentang perjalananku dalam menemukan hingga harus belajar mengikhlaskan cinta pertamaku. Aku, begitu mencintai dia. Namun anehnya, aku sama sekali tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku padanya. Sampai suatu masa, ketika cintaku mulai terbalaskan, hidayah-Nya perlahan-lahan mengetuk pintu hatiku. Aku pun menyadari, aku dan dia tidak seharusnya sering berinteraksi, demi menghindari syahwat yang hina. Meski telah berhijrah, cintaku kepadanya masih sama. Dalam diam, aku tetap mencintai dan mendo'akan kebaikan untuknya. Tapi, siapa sangka takdir malah berkata lain. Setelah menjauhinya sebab cinta, ia telah menemukan pujaan hatinya. Lantas aku berusaha mengikhlaskan, meskipun ikhlas adalah suatu hal yang teramat pelik. Dan satu pertanyaan terus mengusik pikiranku ... mampukah aku mengikhlaskannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines