We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
RaGisan

RaGisan

  • WpView
    Reads 56,472
  • WpVote
    Votes 3,553
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 18, 2025
WpInfo
Fanfic
NCT
Gisan. Bocah berusia 8 tahun yang meninggal karena kelainan pada jantung nya sejak bayi. Sebelum meninggal Gisan sempat membaca novel berjudul 'Alone'. Novel yang menceritakan sosok remaja laki-laki yang diabaikan keluarganya sendiri. RAGISAN AKTHALA LYRAE. dialah remaja laki-laki itu. Dia anak bungsu dari lima bersaudara. Tapi dia tidak pernah merasa dirinya adalah bungsu keluarga Lyrae. Karena keluarnya lebih memperhatikan anak keempat mereka yang usianya selisih satu tahun dengan Ragisan. Kadang Ragisan berfikir 'Yang bungsu itu aku atau dia?, Mengapa mereka seolah lupa dan tidak melihat keberadaanku?' Sampai akhirnya Jiwa Gisan masuk ke raga sepi milik Ragisan akthala.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • What about me? (Jaeren)
  • FAMILY || BoyNextDoor
  • Forever just a dream (𝙊𝙣 𝙂𝙤𝙞𝙣𝙜)
  • acalapati
  • My Lovely Soulmate (Jung Family ft. Beomgyu)
  • PROBLEM || KIM SUNOO (REVISI)
  • Arrayan Chandraka ✔
  • Sámpái Jumpá :) [Tamat]
  • Drasananta✓

Mengalah dan terus mengalah membuat Renjun memilih menyerah pada keadaan, tidak ada yang tahu bagaimana cara kita melukai orang terdekat tanpa sengaja, barangkali hal kecil mampu menjadi racun paling mematikan bagi mereka. Renjun bukan anak pertama atau juga anak bungsu, namun lukanya tak kalah dalam dari cerita mereka, mengalah pada kakak pertama sebagai tanda menghormati dan mengalah pada adik sebagai bukti kasih sayang. Lalu dimana keadilan baginya? Rumah tak selalu menjadi opsi pertama untuk pulang, orang terdekat terkadang menjadi musuh paling kejam. Dan mereka yang lemah akan terkapar atau menjadi budak selamanya, setiap anak memiliki luka masing-masing, hanya saja cara mereka menghadapi tak selalu sama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines