Thread of Life

Thread of Life

  • WpView
    مقروء 90
  • WpVote
    صوت 29
  • WpPart
    فصول 11
WpMetadataReadمستمرّة
WpMetadataNoticeآخر تحديث: ثلاثاء, مايو ٢٨, ٢٠٢٤
WpInfo
روائيّة
عاطفيّة
"One, but half. Intact, but fragile" Ini bukan tentang apa yang datang, bukan juga tentang apa yang pergi. Ini bagaimana bertahan, dalam hiruk-pikuk yang membuatmu bodoh dalam cerita orang lain. "Can I survive in fear and loneliness?" Sebuah omong kosong yang harus dibicarakan, bertindak sesuka hati, making the flow of death in a thread that continues to stretch. Come play with me- 유린 ------- ©gdstypo
جميع الحقوق محفوظة
#478
umum
WpChevronRight
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • Memories in Moon
  • Endless [END]
  • THE FAMILY CODE: SECRETS [𝐸𝑁𝐷]
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • VIENNO LAKARSYA(TIDAK DILANJUTKAN)
  • Shorts Story
  • Became A Favorit Figure - End
  • Rasa Tanpa Kata

Gadis ini menundukkan kepala membiarkan kucuran air membelai surainya. Hujan terus menggiringku untuk bermimpi, takala ia terus menyusuri tubuhku dari rambut, hingga ujung kaki. Aku hanya diam, air ini sedikit membuat ku tenang. Aku takut, aku gelisah. Aku ingin berteriak memaki keadaan. Memaki diriku. Hujan, akan kah dirimu marah jika ku maki dengan isak ku? Akankah dirimu menerima rasa takut ku? Trauma ku? Semua kegelisahan ku? Rasa tidak percaya ku akan diri ku sendiri? Adakah yang bisa menerimaku? Bulan, jika kau jadi aku, akankah tetap setegar dirimu? Apakah hujan adalah wujud kekecewaan mu pada diri sendiri? Apakah awan yang menutupi mu adalah caramu untuk menghilang? Akankah menghilang adalah wujud lelah mu? Bersembunyi dibalik awan, apakah itu bentuk ketakutan mu seperti aku takut menghadapi kenyataan? Boleh aku jadi dirimu? Jarang di lihat mata, di nanti sebelum purnama namun di sukai saat sempurna. Bulan, pernah kah kau takut akan cacian manusia yang begitu kejam? Bahkan, bintang yang dapat kau gapai bisa saja mencela mu. Rambu dari mereka selalu menusuk nurani. Hilang akal ku, hilang kepercayaan ku. Masih normalkah jika ku bilang ingin menghilang? Masih terimakah kau jika ku bilang mereka harus lenyap?

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى