MY CUPU BOYFRIEND

MY CUPU BOYFRIEND

  • WpView
    Reads 34,953
  • WpVote
    Votes 9,394
  • WpPart
    Parts 57
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 5, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Yolanda Melviana. Gadis super galak nan jutek dari SMA Angkasa. Setiap harinya diisi kelakuan super bar-bar yang sudah tidak dapat dikontrol lagi olehnya. "Wehh minggir lo pada! Princess cantik mau lewat", kelakar gadis itu. "Kiw kiw cowo, cakep amat dah" "Sejujurnya males banget gue ngerjain tugas, ah tai" Dan berbagai macam umpatan lainnya. Sayang seribu sayang, gadis bar-bar seperti Yolanda harus bertemu dengan Septa Rahmawan yang super kalem. Bruk Tubuh Yolanda terpental beberapa meter ke arah dinding koridor. Membuat tangannya tak sengaja membentur dinding dan membuatnya terlihat keunguan. "Maksud lo apa nabrak nabrak gue hah?!", sentak Yolanda. "M-maaf ya, gue nggak sengaja...", cicit laki-laki cupu di hadapannya. . . . "Jadi cowok itu harus kenceng suaranya, jangan diem aja!", ujar Yolanda. "Gue... nggak bisa kaya yang lain", sahut Septa Rahmawan. Laki-laki cupu yang terlahir dari keluarga sederhana alias penjual risol mayo SMA Angkasa. Ditakdirkan bertemu dengan perempuan barbar seperti Yolanda, akankah Septa bisa hidup dengan damai? Atau justru hidupnya semakin berantakan? Bagaimana kelanjutannya? Apakah Yolanda dapat mengontrol emosinya saat bersama dengan Septa? Atau justru, Septa yang mampu mengendalikan Yolanda?
All Rights Reserved
#101
boyfie
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JAM 3 SORE
  • MARVELLA QISYA [ End ]
  • ANGKASA
  • Ada Cinta di Kota Gudeg
  • Males, ribet.
  • Sepupu
  • Rara [ Proses Penerbitan ]

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines