If Only

If Only

  • WpView
    Reads 69
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 30, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Kinala sudah terbiasa diperlakukan tidak adil oleh kedua orang tuanya, menerima segala yang mereka putuskan, dan juga mematuhi semua peraturan yang diberikan padanya. Namun, Kinala tidak pernah menyangka bahkan setelah banyak mengalah dalam hidupnya, ia masih harus mengiakan permintaan Mama dan Papa untuk mau menggantikan sang kakak menikah dengan seseorang yang sama sekali tidak ia kenal. Siapa yang mengira bahwa hidupnya berubah drastis ketika telah bersama dengan suaminya, Dirga.
All Rights Reserved
#259
arrangedmarriage
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Timpang Tindih
  • Angga Elbar
  • After Wedding [END]
  • KIRANA
  • Please Say Yes To My Husband [The Wattys Winner 2022]
  • Nyonya Rumah. (Tamat)
  • Ragu Semesta
  • 224: Today, Tomorrow, Forever

Gistara Arawinda mengambil keputusan tidak adanya anak dalam pernikahannya. Bukan karena ia tidak menyukai anak-anak. Profesinya sebagai seorang dokter spesialis anak, sudah cukup menggambarkan betapa ia mencintai makhluk polos itu. Tumbuh dan memelihara luka batin akan pigur seorang ibu, menjadi alasan besar Gistara. Ia takut menjadi seperti ibunya. Ia tak ingin menciptakan luka Gistara yang lain di dalam tubuh kecil anaknya. Tuhan maha membalikkan hati manusia, sembilan tahun pernikahan mereka, Gistara berubah pikiran. Dalam hidupnya, setidaknya ia harus punya satu malaikat kecil nan menggemaskan itu. Namun, di tengah proses mendapatkan itu semua, bak disambar petir di tengah hari bolong. Di rumah sakit yang sama, ia mendapati sang mertua merawat wanita muda pasca keguguran anak dari Sultan Arrasyah---suaminya. Semesta seakan sedang mengoloknya, pandangan remeh sang mertua tentang ketidakmampuan memberinya garis keturunan pun, membuat Gistara memendam tekad. Di usianya yang ke 37 tahun, akankah ia mampu bersaing dengan wanita yang jauh lebih muda darinya, demi menghadirkan yang diinginkan sang mertua? Terlebih saat hati sang suami perlahan semakin timpang terhadap ia dan madunya? Atau ... ia lebih memilih untuk menyerah dan pergi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines