The Uncalled Four

The Uncalled Four

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 23, 2023
Cassie. Alina. Danisa. Sally. Ketika bintang sinetron pendatang baru, influencer kontroversial, old money gabut, dan presenter acara gosip yang tergabung dalam sebuah circle pertemanan. Konten mereka selalu mendapatkan respon positif dari publik. Seketika mereka menjadi pujaan, idola dan idaman masyarakat. Namun bagaimana jika kedekatan mereka palsu. Interaksi positif depan kamera hanyalah akting demi memperbaiki image maupun mendongkrak popularitas masing-masing. Tapi bagaimana ketika satu-persatu konflik dan permasalahan tak terduga menimpa mereka. Akankah pertemanan palsu yang sudah cukup rapuh masih bisa mereka pertahankan dan menjadi tameng dihadapan publik atau justru mendekatkan mereka hingga pertemanan yang dianggap palsu menjadi nyata?
All Rights Reserved
#353
bestie
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gemuruh Ombak Mengikis Hati
  • Marriage With a Little Secret [COMPLETED]
  • Thankyou, Dewa (Tamat)
  • The Boat of Blossoms
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • K-Pop
  • Kanvas Kelabu ft. ITZY ot5 (END)
  • New Universe : Transmigration

Author's POV Panggil saja dia dengan sebutan Intan. Orang yang jauh dari keramaian dan tak pernah merasakan apa itu kebersamaan dengan pacar. Awalnya sih dia punya niat buat pacaran. Salah satunya dia mulai berani berteman dengan seorang pria sejak kelas 2 SMP. Banyak teman yang selalu berkonsultasi dengannya soal percintaan. Bukan berarti tak pernah pacaran buat dia jadi tak dewasa. Bahkan dia lebih dewasa dari mereka yang sering gonta-ganti pacar. Tapi suatu ketika, hatinya dilanda gunda gulana. Merana tanpa sebab yang tak jelas pangkalnya dan tak tau ujungnya sampai mana. Adakah yang menasehatinya saat dia merana ? Apakah teman-temannya yang sering berkonsultasi dengannya mengingat jasa-jasanya ? Apakah dia mendapatkan pencerahan dari teman-temannya ? Atau dia bisa berpikir sendiri tentang masa depannya tanpa membebani orang lain ?

More details
WpActionLinkContent Guidelines