EPHEMERAL

EPHEMERAL

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 24, 2023
"Aku mengisahkan ini untuk dia yang pantas menyandang kata 'Sempurna.' Terimakasih telah abadi dalam setiap memori." - D *** "Cita-cita kamu apa sih sebenernya? Kayanya semua hal kamu bisa." "Dulu sih pengen jadi enterpreneur, tapi itu dulu." "Kalau sekarang, apa?" Mata legam itu menatap Diva dengan tatapan dalam, lalu sebuah senyum simpul terulas disana. Wajahnya mendekat, mengikis jarak antara mereka berdua. "Nikahin kamu." *** "Kamu bakal ada deket aku terus kan?" "Iya, bahkan sampai aku jadi debu sekalipun, aku bakal disamping kamu." *** Siapa sangka, saat Diva tengah mengalami kesibukan akademik, dan berorganisasi, seorang pria hadir menawarkan pundak dan telinga agar ia bisa rehat. Tentu saja Diva tak bisa menolak penawaran itu tatkala peluh dan keluh senantiasa menghampiri. Hingga ia lupa, bahwa manusia tak pernah ada yang bisa selamanya. *** Enjoy the stories!
All Rights Reserved
#7
ephemeral
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GRIZELLE [Completed]
  • Bad Boys VS pembasmi playboy [Compeleted]
  • AMERTA : The Last Embrace
  • GIFA
  • DISA | broken
  • Luka Pilu Sang Arutala (END)
  • My Bricks
  • Marsella (1)
  • Maaf, Dara.

[FOLLOW DULU, BEBERAPA PART DI PRIVATE] Family Series : 1st Datang dan pergi itu siklus hidup. Tugas kita hanya menyambut yang datang dan merelakan yang pergi, serta melalui proses ditengah keduanya. Tapi... Ketika proses merelakan sudah dilakukan dengan menghabiskan waktu, rindu, dan juga candu yang masih enggan lepas dari pikiran maupun perasaan. Dia datang dan langsung meruntuhkan perjuangan dalam semua proses merelakannya. Apakah menyambutnya kembali akan menghapus luka lama? Atau malah menambah luka di tempat yang sama? "Buat apa lo kembali? Setelah pergi adalah pilihan lo ketika dunia bahkan menolak gue." - Grizelle Danisya Roger - "Akan gue perlihatkan kejamnya dunia setelah lo mutusin untuk membunuh darah daging gue." - Gavandra Adilhaq Dimitri - -- It's Story by Nunu💫

More details
WpActionLinkContent Guidelines