We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
ALTALUNE

ALTALUNE

  • WpView
    Reads 757
  • WpVote
    Votes 101
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadComplete Sun, Jul 20, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Altalune ditulis bukan untuk merangkai kisah cinta yang indah, melainkan sebagai pelukan bagi hati-hati yang pernah terjebak dalam cinta yang terlalu erat digenggam. Untuk mereka yang pernah mengemis kasih pada seseorang yang diharap bisa menghadirkan bahagia-padahal, satu-satunya yang mampu mencintai kita seutuhnya adalah diri sendiri. Valerie Laluna lahir dari serpihan diriku sendiri. Dari luka-luka yang dulu kuanggap wajar, dari harapan yang tak pernah benar-benar diberi tempat, dan dari keberanian yang tumbuh perlahan-hingga akhirnya, aku memilih beranjak. Cerita ini bukan tentang melupakan luka dalam semalam. Bukan pula tentang cinta baru yang datang sebagai penyelamat. Ini adalah kisah tentang berdamai dengan kehilangan. Tentang menerima bahwa tidak semua yang kita jaga, akan memilih untuk tinggal. Dan... tidak apa-apa. Altalune bukan sekadar judul yang terdengar estetik. Ia adalah gambaran tentang seseorang yang pernah dipuja seindah bulan. Namun lebih dari itu-aku percaya, bahkan dalam gelap, kita masih bisa menemukan arah pulang. Cerita ini kutulis untuk siapa pun yang pernah menggenggam cinta terlalu erat, hingga tak sadar ada duri menyelinap di sela-sela genggaman. Dan saat darah mengalir, kamu justru meminta maaf. Lucu, ya? Tapi lebih dari itu... Cerita ini adalah ajakan untuk berbaik hati pada diri sendiri. Untuk berhenti mencari seseorang sebagai penyelamat atas luka-lukamu yang patah, dan mulai membuka tangan bagi seseorang yang bangga karena kamu telah memilih pulih. Karena kamu telah memilih dirimu sendiri. Selamat membaca. Semoga kamu menemukan serpihan dirimu di setiap halaman. -Penulis
All Rights Reserved
#60
luna
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cahaya [COMPLETED]
  • Twitterpated [END]
  • Risalah Hati (ZeeSha) [END]
  • Kita dan Sang Pencipta
  • Dark+ Light
  • Eimaikala
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • we'll be okay

⚠️PERINGATAN!⚠️ CERITA INI DIBUAT SAAT AUTHOR BELUM MEMAHAMI BETUL BAGAIMANA KAIDAH PENULISAN NOVEL YANG BAIK. JADI BAGI KALIAN YG TETAP INGIN MEMBACA, HARUS SIAP MENGHADAPI BANYAK KECACATAN DI DALAMNYA. MOHON KRITIK DAN SARANNYA. SEKIAN. TERIMA KASIH. --- Dunia itu indah. Dunia itu menyenangkan. Setidaknya dua hal itu yang dapat aku yakini tentang dunia, beberapa tahun silam. Sampai suatu tragedi yang tak diinginkan terjadi, aku harus dijauhkan dari dunia itu. Terus dijauhkan. Sejauh-jauhnya. Bunda juga selalu berusaha menanamkan keyakinannya bahwa dunia itu kejam, dunia itu berbahaya. Ia terus mengingatkan tentang ini dan itu, tentang hal yang menurutnya akan mampu membuat keyakinanku goyah. Aku, dengan segala keterbatasanku sekarang, percaya, dunia tidaklah kejam. Ayahku juga pernah bilang : Jikalau dunia memang kejam, kenapa tidak dari dulu manusia dibinasakan? Kejam, bukan? Tapi kenyataannya apa? Masih banyak manusia hidup bahagia di luar sana. Masih banyak cinta-cinta bertebaran di setiap detiknya. Dari sana aku semakin yakin, akan ada banyak sekali hal yang bisa aku ambil dari luasnya dunia. Aku ingin sekali keluar. Aku ingin melihat dunia lebih detail, dunia yang telah tersia-siakan sejak tiga tahun terakhir. Dan jika aku sungguh bisa terbang bebas melihatnya, maka izinkan aku, Cahaya Aldebaran, gadis tunawicara ini membagikan kisahku pada kalian. Boleh, kan? Start at June, 25th 2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines