Laksana Disengat Tawon

Laksana Disengat Tawon

  • WpView
    LẦN ĐỌC 1,086
  • WpVote
    Lượt bình chọn 168
  • WpPart
    Chương 30
WpMetadataReadHoàn thành CN, thg 1 7, 2024
WpInfo
Hư cấu
Lãng mạn
Setelah menganggur selama beberapa bulan, Indra akhirnya mendapatkan pekerjaan sebagai seorang guru di sebuah SD. Kabar itu sangat membahagiakan karena dia memang ingin mendedikasikan dirinya untuk menjadi seorang pengajar. Selama mengajar di SD tersebut, Indra melewati berbagai momen yang lucu dan menyenangkan bersama dengan murid-muridnya. Akan tetapi, tentu saja ada momen sulit yang menjadi beban tersendiri untuknya. Situasi berubah menjadi rumit saat Indra bertemu kembali dengan mantannya semasih SMA. Dia merasa sangat emosional ketika mengingat masa-masa itu. Hal itu membuat dia tidak fokus dengan pekerjaannya. Bagaimanakah Indra melewati semua itu? Apa alasan sebenarnya dia menjadi seorang guru? Disclaimer: Tulisan ini hanya bersifat fiktif berdasarkan imajinasi penulis
Bảo Lưu Mọi Quyền
Tham gia cộng đồng sáng tác truyện quy mô nhấtNhận đề xuất truyện được cá nhân hóa, lưu các tác phẩm yêu thích vào thư viện, đồng thời bình luận và bình chọn để phát triển cộng đồng của bạn.
Illustration

Bạn cũng có thể thích

  • Secretly Looking at You (END)
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • PANGGIL AKU KAORU
  • You Are My Future
  • My Teacher Is My Soul Mate
  • Miss Anindya, I Love You (TAMAT)
  • ALTERIO
  • RESURGERE: The Andalas of Nusan [CH]

"Ich liebe dich, Bapak Ridan." Tanpa malu, Anya mengucapkan hal itu. Ridan yang mendengarnya dibuat tertegun. Pasalnya, gadis remaja itu mengucap kata cinta padanya--guru yang memiliki perbedaan usia nyaris 20 tahun. "Dia lagi latihan buat drama, Pak," sahut Apin yang muncul dari belakang, langsung membekap dan memiting leher Anya, kemudian menyeretnya pergi. "Ada tugas dari guru Bahasa Indonesia." Pian merasa harus ikut andil untuk menghentikan tindakan Anya yang tiba-tiba itu. "Temanya ucapan kasih buat guru, sepertinya Anya salah paham sama penjelasannya. Permisi, Pak," jelas Pian yang bergegas pergi menyusul Anya dan Apin. Pipit yang berada di belakang mereka memandang Ridan dengan tajam. Ridan menghela napas, mulai lelah berurusan dengan siswa julid yang satu ini. "Kamu mau ngomong apa, Vitra?" "Makanya, Pak, cari pacar. Masa ditembak sama anak SMA," kata Pipit sebelum berlalu pergi dengan kedua tangan berada di saku celana. Ridan hanya bisa mendengkus dengan mulut terbuka. Sepertinya ia harus meninjau ulang keputusannya pindah ke SMA Merpati yang terasa seperti sebuah kesalahan.

Thêm Chi Tiết
WpActionLinkNội dung hướng dẫn