Story cover for Butterfly by fyolinn
Butterfly
  • WpView
    LECTURAS 451
  • WpVote
    Votos 28
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 451
  • WpVote
    Votos 28
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado dic 25, 2023
𝐁𝐮𝐭𝐭𝐞𝐫𝐟𝐥𝐢𝐞𝐬 𝐜𝐚𝐧'𝐭 𝐬𝐞𝐞 𝐭𝐡𝐞𝐢𝐫 𝐰𝐢𝐧𝐠𝐬. 𝐓𝐡𝐞𝐲 𝐜𝐚𝐧'𝐭 𝐬𝐞𝐞 𝐡𝐨𝐰 𝐭𝐫𝐮𝐥𝐲 𝐛𝐞𝐚𝐮𝐭𝐢𝐟𝐮𝐥 𝐭𝐡𝐞𝐲 𝐚𝐫𝐞, 𝐛𝐮𝐭 𝐞𝐯𝐞𝐫𝐲𝐨𝐧𝐞 𝐞𝐥𝐬𝐞 𝐜𝐚𝐧. 𝐏𝐞𝐨𝐩𝐥𝐞 𝐚𝐫𝐞 𝐥𝐢𝐤𝐞 𝐭𝐡𝐚𝐭 𝐚𝐬 𝐰𝐞𝐥𝐥. 🪽

🦋🦋

Rakmal selalu acuh dan cuek pada sekitarnya, dia tidak suka ikut campur dan mempedulikan sekitarnya. Di hati terdalamnya, Rakmal ingin berbuat baik kepada orang lain tapi masa lalunya yang kelam membuatnya tidak mudah percaya pada orang lain. 

Kemudian Rakmal bertemu Sehin, cewek yang pemalu dan tidak percaya diri dengan dirinya sendiri. Rakmal merasa perasaan yang aneh tapi tidak buruk.

Rakmal memilih mendekati Sehin, Rakmal bukan seseorang yang bisa membujuk seseorang atau merangkai motivasi, tapi dia akan berusaha.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Butterfly a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Come Back to Me (Completed) de Stenograff
3 partes Concluida
Siang itu cerah. Tak ada setitik awanpun disana. Pandangannya teralih, dan jatuh pada seorang pria yang baru datang dari parkiran. Tinggi, dan putih. Tipe idealnya. Tak lama, wajah kaku itu berhias senyum sinis. Matanya mengikuti kemanapun pria itu pergi. Sudah lama Zania memperhatikan pria di bawah sana. Namanya Vian mahasiswa jurusan musik. Awalnya dia pikir pria itu masuk dalam tipe idealnya. Tapi tidak! Pria itu tengil, menyebalkan dan sering menggunakan bahasa antah berantah yang Zania sendiri tak tau apa maksudnya. Satu lagi, pria itu tak punya otak. Kelakuannya yang sembrono dan tak pernah serius benar-benar membuat gadis itu ilfell. "Woy! Disini lagi? Jangan-jangan lo cucunya setan penunggu jembatan ini!" Suara seorang pria mengusik telinganya. Membuat gadis itu mau tak mau harus menengok. Vian. Seperti tebakannya. Tak ada orang lain yang lebih nggak jelas dari pria di hadapannya sekarang. Bukan spacenya untuk meladeni pria macam ini. Gadis itu berbalik, lalu beranjak pergi. "Woy! Gue ngomong sama lo kali! Bukan sama balkon" teriak pria itu menghentikan langkah Zania "Mending lo ngomong sama balkon aja. Mungkin dia lebih paham bahasa planet lo" ucap gadis itu tanpa menoleh. Hanya sebentar, lalu segera kembali berjalan. Vian hanya tersenyum masam. Terus memperhatikan punggung gadis itu yang mulai menghilang. * * * Tanpa di duga, sebuah hari tiba. Memutar balikkan persepsi gadis itu tentang seorang Vian. Gadis itu jatuh cinta terlalu dalam. Sampai saat masa lalunya kembali datang. Mengacaukan kisah cintanya yang sekarang.
Burning Boundaries [✔️] de yeorana
60 partes Concluida Contenido adulto
[MATURE] "Dare. Cium orang yang paling kau benci di sini." Ruangan seketika hening, hanya suara napas tertahan yang terdengar. Ren menegang, matanya beralih ke Asher, yang kini berdiri perlahan dari tempat duduknya. Tanpa sepatah kata, Asher melangkah mendekat, tatapannya dingin dan tajam. Sebelum Ren sempat bergerak atau berkata apa-apa, tangannya terangkat, menyentuh rahangnya dengan lembut namun tegas. Dalam satu gerakan cepat, bibirnya berhasil menyentuh bibir mungil Ren. ----- Ren tidak pernah membayangkan harus tinggal satu atap dengan Asher-apalagi atas permintaan orang tua mereka. Asher dingin, tidak ramah, dan terlalu suka mencampuri urusannya. Ren sudah punya pacar, sudah punya hidupnya sendiri, jadi tidak ada alasan untuk membiarkan Asher terus mengganggunya. Tapi Asher tidak pernah peduli pada batasan. Apalagi saat ia mulai merasakan sesuatu yang Ren sendiri enggan akui. Seharusnya mereka hanya sekadar roommate-tidak lebih. Seharusnya mereka saling tidak peduli. Tapi semakin lama, semakin sulit untuk berdiri di garis itu tanpa ingin melewatinya. Karena Asher tidak pernah bisa netral saat menyangkut Ren. Tidak saat ia melihat seseorang memperlakukan Ren tidak seperti seharusnya. Tidak saat Ren berpura-pura baik-baik saja. Tidak saat satu-satunya batasan yang tersisa hanyalah gengsi mereka sendiri. Dan saat itu hancur... Asher tahu, tidak akan ada jalan untuk kembali. ______ 0 ______ FOLLOW SEBELUM MEMBACA! BERIKAN VOTE DITIAP CHAPTER. HARGAI BACAAN GRATIS INI. DISCLAIMER ! [!] mature. [!] walking a red flag !!! 🚩🚩🚩🚩🚩🚩 [!] klise. © all pics from : pinterest
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Come Back to Me (Completed) cover
Echoes of Love (END) cover
Dua yang Satu [kumpulan cerpen] cover
Parachma [END] cover
Burning Boundaries [✔️] cover
Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA] cover
RIVAL [Sudah Terbit] cover
INFINITY cover
Stay? [COMPLETED] cover

Come Back to Me (Completed)

3 partes Concluida

Siang itu cerah. Tak ada setitik awanpun disana. Pandangannya teralih, dan jatuh pada seorang pria yang baru datang dari parkiran. Tinggi, dan putih. Tipe idealnya. Tak lama, wajah kaku itu berhias senyum sinis. Matanya mengikuti kemanapun pria itu pergi. Sudah lama Zania memperhatikan pria di bawah sana. Namanya Vian mahasiswa jurusan musik. Awalnya dia pikir pria itu masuk dalam tipe idealnya. Tapi tidak! Pria itu tengil, menyebalkan dan sering menggunakan bahasa antah berantah yang Zania sendiri tak tau apa maksudnya. Satu lagi, pria itu tak punya otak. Kelakuannya yang sembrono dan tak pernah serius benar-benar membuat gadis itu ilfell. "Woy! Disini lagi? Jangan-jangan lo cucunya setan penunggu jembatan ini!" Suara seorang pria mengusik telinganya. Membuat gadis itu mau tak mau harus menengok. Vian. Seperti tebakannya. Tak ada orang lain yang lebih nggak jelas dari pria di hadapannya sekarang. Bukan spacenya untuk meladeni pria macam ini. Gadis itu berbalik, lalu beranjak pergi. "Woy! Gue ngomong sama lo kali! Bukan sama balkon" teriak pria itu menghentikan langkah Zania "Mending lo ngomong sama balkon aja. Mungkin dia lebih paham bahasa planet lo" ucap gadis itu tanpa menoleh. Hanya sebentar, lalu segera kembali berjalan. Vian hanya tersenyum masam. Terus memperhatikan punggung gadis itu yang mulai menghilang. * * * Tanpa di duga, sebuah hari tiba. Memutar balikkan persepsi gadis itu tentang seorang Vian. Gadis itu jatuh cinta terlalu dalam. Sampai saat masa lalunya kembali datang. Mengacaukan kisah cintanya yang sekarang.