JIWA GENTALA

JIWA GENTALA

  • WpView
    Reads 110
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 22, 2025
"Kalau Jiwa ngamuk, tutup aja matanya. Entah itu dengan tangan lo atau dengan kain terserah, yang penting matanya ketutup dan dia nggak bisa lihat sekitar lagi. Gue percaya lo bisa jagain adik gue." __RAGA GENTALA GIOREZ__ "Raga mau ke mana? Jiwa butuh abangnya, Zoya takut sama Jiwa. Zoya mau sama Raga aja, kenapa Raga pergi ninggalin Zoya?" __ZOYA JENGGALA__ *** "Pergi dari kehidupan gue atau lo jadi mangsa gue berikutnya!" __JIWA GENTALA GIOREZ__ "Enggak, Zoya nggak akan pergi dari Jiwa. Zoya sayang sama Raga, jadi Zoya bakal lakuin apapun buat Raga termasuk jagain Jiwa!" Jadi Jiwa itu sakit, jadi Raga nggak mudah. Sialnya, Zoya harus mengorbankan perasaannya sendiri.
All Rights Reserved
#854
adek
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula
  • Nala dan Mas Juragan
  • Salah Status
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Hello Mr. Komrad (Complete)

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines