1.000 Bintang untuk Narumi

1.000 Bintang untuk Narumi

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 27, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Tentang rasa sakit, semua manusia yang berada di muka bumi ini pasti pernah merasakan sakit. Tentang kehilangan, semua manusia yang hidup di dunia ini pasti akan mengalami yang namanya kehilangan. Rasa sakit dan kehilangan adalah dua hal yang selama ini mengepung Narumi Dhiajeng Shahyna dalam kegelapan yang diberikan semesta dalam hidupnya. Terlalu banyak sakit, trauma, luka, dan pilu yang menghampirinya, bahkan semesta pun membiarkan orang-orang tersayangnya hilang dan pergi dari hidupnya. Ekawarna, tidak ada warna-warni yang menghiasi hidupnya. Setiap warna-warni yang mulai terlukis indah dalam hidupnya, kembali ditimpakan dengan warna hitam oleh semesta. Gelap gulita, suram, sunyi, menyeramkan, dan menyedihkan. Mungkin seperti itulah jika hidupnya didefinisikan dengan kata-kata sederhana. "Tuhan telah menciptakan semuanya dengan sempurna sesuai takarannya. Bukankah obat diciptakan untuk menyembuhkan rasa sakit? Bukankah cahaya diciptakan untuk menerangi sebuah kegelapan?"
All Rights Reserved
#29
sliceoflive
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Am I ? (COMPLETED)
  • POEK
  • Mistresses
  • Pain of the Slayer
  • Dia Suamiku (ENDING)
  • Keluarga di Ujung Senja
  • Denial Zone
  • Cinta Itu Bernama Aleaa  [ ON GOING ]
  • Rama Prananta (Sudah Terbit)

Dikhianati sang kekasih, semua temannya hanya memanfaatkannya selama ini, dibuang keluarganya secara sadar, bahkan Neraca sudah mati rasa mendapatkan hal itu semua. Baginya.. Itu semua wajar. Karena ia memang tak ada tempat di dunia. Neraca tak bernilai, ia terhina, ia sungguh tak berharga. Lalu.. Untuk apa ia masih bertahan? Apa mungkin alasannya itu karena si pembawa cahaya? Apa itu tidak mustahil, saat dirinya saja menganggapnya demikian, dan apakah Neraca masih kuat menopang beban sendirian? Nov.2018 Feb.2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines