Teman Posesif yang Terobsesi

Teman Posesif yang Terobsesi

  • WpView
    Reads 2,898
  • WpVote
    Votes 109
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 7, 2024
Seseorang bernama Bima memang sudah lama sekali memuja-muja Bian didalam hatinya, mungkin jika di bagaikan seperti jantung milik Bima. Namun perjalanan Bima mendapatkan Bian tidaklah mudah, Bima merupakan seseorang yang tidak suka belajar di perpustakaan atau tempat-tempat lain hingga beberapa jam seperti Bian. Karena itulah, Bima tidak bisa cepat-cepat memiliki pujaan hatinya itu. Juga ia lebih memilih berolahraga dan mengobrol-ngobrol bersama teman-temannya daripada mengikuti Bian belajar di perpustakaan sekolah ataupun di kelas. Namun hingga saatnya datanglah rival dari kelas Bima sendiri yaitu Dani yang sama-sama suka belajar seperti Bian. Maka dari itulah cerita pun dimulai..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SEWINDU
  • TWISTED [BL] SEDANG REVISI
  • BIRA
  • Rasa Yang Berbeda
  • LOVE || HARUBBY/HARUYOUNG
  • Sang Raja (COMPLETED)
  • Under His Control
  • EVERYTHING HAS CHANGE
  • WANTS, GOT, HURTS ✔
SEWINDU

Sewindu Larasati. Gadis sederhana dari desa yang hanya memiliki seorang Ayah sebagai pusat kehidupannya. Hingga suatu hari Tuhan memanggil Ayahnya dan membuat Sewindu menjadi seorang anak yatim piatu. Tak hanya itu, ia juga harus kehilangan rumah peninggalan ayahnya akibat sengketa waris antara saudara-saudara ayahnya. Namun Tuhan maha baik. Keluarga teman dekat ayahnya menjadi penyelamat hidup Sewindu. Dan tanpa sepengetahuan Sewindu, sang Ayah sudah berpesan agar Sewindu dinikahkan dengan anak dari teman dekat ayahnya. Bima Dirgantara Putra, laki-laki tengil yang merupakan seorang atlet sepak bola yang menduduki posisi Kapten Timnas Indonesia dan juga anak dari pengusaha sukses. Harta yang berlimpah, paras yang tampan dan karir yang melejit, membuat pemuda 24 tahun itu terlena dengan kehidupan glamor anak muda ibu kota. Hingga suatu hari ia bertemu dengan gadis desa sederhana yang harus ia nikahi. Bagaimanakah lika-liku kehidupan kedua anak adam bagai langit dan bumi itu dalam mengarungi bahtera rumah tangga? Apakah mereka bisa bersatu atau justru berpisah?

More details
WpActionLinkContent Guidelines