Goodbye 2024

Goodbye 2024

  • WpView
    Bacaan 3
  • WpVote
    Undian 0
  • WpPart
    Bahagian 1
WpMetadataReadSedang Ditulis<5 mins
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Kha, Dis 28, 2023
[DISCLAIMER] (bukan bahasa terjemahan) cerita buku harian tahunan ini diangkat dari kisah nyata seseorang, tidak berisi fiksi belaka terkecuali nama seseorang maupun orang lain diubah (nama,tempat lahir,alamat rumah&sekolah disamarkan tidak berlaku untuk disebutkan). sebelum membaca diharuskan untuk tidak bertanya apakah ini fiksi? bukan fiksi tetapi alur cerita yang nyata. bab bab akan di rilis setelah akhir setiap bulan. HAPPY READING!!!! ------------------------------------------------- seorang anak remaja laki laki berdarah suku Tionghoa yang berusia 17 tahun ini menetap di Jakarta ini punya pengalaman cobaan hidup yang berat karena anak remaja ini sering kali membuat banyak kesalahan-kesalahan kepada sahabat-sahabatnya yang tidak begitu ingin diharapkan anak ini datang kembali ke dalam hidupnya anak ini mencoba untuk membuat buku harian tahunan untuk dia bisa melihat akankah di awal tahun hingga akhir tahun 2024 selama 365 hari ini lebih baik lagi dibandingkan tahun tahun sebelumnya yang ia pernah buat? nantikan kisahnya diawal tahun hingga akhir tahun 2024!
Hak Cipta Terpelihara
#60
annual
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

You may also like

  • Luminaria
  • Crossing The i's And Dotting The t's
  • THEIR DESTINY
  • ~ᴅᴇsᴛɪɴᴇᴅ ᴛᴏ ʙᴇ ʏᴏᴜʀs~ | ✓
  • Synthesis of Scattered Pieces ✔️
  • Awks. ✓
  • Tu woh chaand
Luminaria

Morinathia Rosales lived for the thrill of luxury - designer labels, champagne toasts, and flawless skin. To her, happiness always came with a price... until the price turned out to be her life. Waking up in a world unknown, she finds herself in the body of a royal - not on a throne, but in chains. From glam to dungeon, from clinking champagne glasses to the screech of iron rails that caged her in. Her second life doesn't crown her a queen... it chains her as a prisoner.

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi