MARALEY (21+)

MARALEY (21+)

  • WpView
    Reads 281
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 22, 2024
"Hmpp ... tolong aku, Livy!" "Untuk apa berteriak? Lakukan pekerjaanmu dan kau akan ku bayar." "Pak, jangan!" Terlambat. Kehormatanku telah di renggut paksa oleh pria yang tidak ku kenal sama sekali dan ini semua karena tuntutan pekerjaan. "Kau adalah gadis mawarku yang baru." °°° Aku ingat itu. Mawar bukan hanya simbol kisah cinta romantis, ada arti dan wujud dari setangkai mawar yaitu; gadis pemuas. "Berlutut, tunduk dan patuh kepada ku." "Kau bisa membunuhku, Pak." "Kau hanya setangkai bunga layu, aku bisa menyiram mu dengan darah?" Dan sekarang aku adalah milik seorang anggota gangster yang kejam. Senjata berlumuran darah adalah kekejiannya setiap hari. Bagaimana? Apa yang harus aku lakukan agar terbebas dari hak yang sudah dia ciptakan? AREA KHUSUS 🔞 DON'T COPY🚫 MOHON BIJAK DALAM MEMILIH BACAAN🙏
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dark Justice ✓
  • The (lost) Lips
  • PROTECTOR [ PO 19 MEI 2024 ]
  • The PROSECUTOR Secret LUST
  • 𝐓𝐑𝐀𝐏𝐏𝐄𝐃 || 𝐎𝐆

DARK SERIES [ ii ] - SELF PUBLISHED. copyright, bluusoobie 2025. 19+ | Semuanya bermula dari satu kalimat sembrono di meja blackjack-sebuah permainan yang berakhir dengan satu keputusan gila: pernikahan. Mikala kalah, dan hadiahnya adalah hidup bersama pria yang bahkan tak ia kenal. Setahun berlalu, dan rumah megah yang mereka tinggali berubah menjadi arena kekuasaan; setiap tatapan adalah ancaman, setiap sentuhan adalah perang. Namun di balik pernikahan kontrak itu tersembunyi rahasia kelam-sebuah rencana berbahaya yang menjadikan mereka pion dalam permainan yang jauh lebih besar. Dan ketika kebenaran terungkap, cinta dan kebencian melebur menjadi satu. Kini, mereka bukan lagi pasangan... mereka adalah dua penguasa yang saling menaklukkan, dengan luka sebagai bahasa dan kehancuran sebagai akhir yang tak terhindarkan. *** Dark Justice, Nara Jannè

More details
WpActionLinkContent Guidelines