We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
MASYAALLAH NING

MASYAALLAH NING

  • WpView
    Reads 13,920
  • WpVote
    Votes 550
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 4, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Sayang bangun.... Maafin mas yang udah kasar sama kamu" "Mas minta maaf karna nggak perna anggap kamu ada di hidup mas" "Mas janji bakal berubah, aca sayang nya mas bangun sayang..." Lirih seorang laki laki sedang mencoba menyadarkan sang istri yang pingsan karna suatu penyakit "M-mas sshh.."ujar sang istri lirih sembari meringis memegang bagian bawah perut sebelah kiri "Ya sayang mas di sini.. kamu harus kuat ya"ucap sang suami "M-mas aca ngga kuat, sakitt.."lirih nya meneteskan air mata "Aca harus kuat oke.. kamu kan udah janji mau dengar suara anak kita nanti manggil Umma nya, jadi kamu harus kuat ya sayang ada mas disini mas ngga bakal pergi lagi" "Aca ngga kuat m-mas.. a-aca titip Zayan ya mas" "Nggak kamu nggak boleh pergi, kamu bisa sembuh kok" "A-aca cuma mau t-turuti permintaan mas waktu itu" sang istri berusaha berbicara namun Nafas nya mulai tersengal-sengal hingga akhirnya menutup kan mata nya "Nggak!!... Ca mas nggak mau kamu pergi hiks"teriak sang suami saat melihat istrinya menutup mata nya dan detak nadinya berhenti
All Rights Reserved
#9
guscuek
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lantunan Surah Asy-Syams
  • Sebuah Takdir
  • Dia dan Doa
  • PERTEMUAN RESYA
  • Assalammualaikum, Ustadz [END]
  • CINTA UNTUK ALYA
  • Lelaki Pilihan Ayah & Lekaki Yg Mengagumi Ku [END]✓✓
  • Aku Padamu Ya Ukhti (Selesai)
  • Your Beautiful Eyes (END)

"Yayah! Mau kan jadi Yayah benelannya Aila?" tanya Aira dengan begitu gemas. Fadhil tersenyum lembut sambil mengusap puncak kepala gadis kecil di gendongannya. "Tanya Bunda kamu, mau apa tidak menikah dengan Yayah kamu ini?" Nayara yang berdiri tak jauh dari dua orang itu menunduk dalam. Ia meremas ujung jilbab panjangnya karena lontaran kalimat dari lelaki yang baru-baru ini hadir dalam kehidupannya dan putrinya. _____ Aira itu seperti matahari, dia bersinar menerangi setiap kegelapan dalam hidup Nayara. Aira telah membawa cahaya yang sedikitnya memberi Nayara alasan untuk kembali menjalani kehidupannya dan mencoba melupakan masa lalunya. Di sisi lainnya, bagi Fadhil kehadiran Aira dalam hidupnya adalah anugerah terindah dari Tuhan. Sebab gadis kecil yang menggemaskan itu telah menuntunnya menuju matahari yang dirinya cari untuk menyempurnakan harinya. Aira adalah perantara yang di kirim Tuhan untuknya agar bisa bertemu seorang perempuan sederhana yang ia yakini akan menjadi penyempurna ibadahnya. _____ "Mas, Aya boleh bertanya sesuatu?" Perempuan dengan balutan mukena itu menatap penuh harap pada sosok lelaki yang kini duduk bersila di hadapannya sambil memegang mushaf Al-Qur'an di tangannya. "Tentu boleh, tidak ada larangan. Jadi istrinya Mas ini mau bertanya apa hm?" Lelaki itu sedikit mencondongkan tubuhnya lebih dekat. Menunggu pertanyaan apa yang akan istrinya tanyakan. "Kenapa Mas sangat suka dengan surah Asy-Syams?" tanya sang istri. Lelaki itu tersenyum lembut sambil menatap lekat mata istrinya. "Asy-Syams yang artinya matahari. Mas senang dengan nama itu, karena nama itu mengingatkan Mas kepada kamu dan Aira. Kalian seperti matahari yang cahayanya telah menyentuh hati Mas. Dan sebagaimana matahari telah menyempurnakan hari. Seperti itulah kamu dan Aira telah menyempurnakan kehidupan Mas." _____ Ayo di baca beberapa part aja dulu. Siapa tahu kamu tersentuh(◠‿◕)

More details
WpActionLinkContent Guidelines