ARNALLA

ARNALLA

  • WpView
    Reads 354
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 18, 2024
Analla, sang gadis rembulan menciptakan sebuah jalannya hanya dengan secercah cahaya yang dipancarkan oleh dirinya sendiri. Analla sangat yakin bahwa hari itu akan datang tanpa sedikit pun bantuan dari elemen maupun planet lain untuk membangun jalan hidup Analla. Sampai dimana, planet besar masuk ke dalam hidup Analla, mengubah seluruh jalan hidup yang sudah Analla rakit.
All Rights Reserved
#24
moon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Awan Abu-Abu [END]
  • Bulan (END)
  • Ketika Cinta Tak Lagi Gratis ❤️ ON GOING ❤️
  • Still You [END]
  • Correcting Errors
  • SELENOPHILE : RED MOONBOUND [SELESAI]
  • Semesta Bersabda // [SUDAH TERBIT]
  • Flat Heart
  • The Moon Sent You to Me
  • Travelling Love [Selesai]

Sinar rembulan memang lebih indah daripada harta yang gemilang. Uang memang bisa membeli apa yang diinginkan. Akan tetapi, uang tidak bisa membeli kebahagiaan. Jalan halus yang penuh dengan gelombang, terus dilewati meski ada rasa bimbang. Akankah matahari memancarkan cahaya kehangatannya? Akankah bulan bersinar menerangi gelapnya dunia? Akankah bintang-bintang bermunculan menemani kegelapan di atas keheningan yang ada? Atau hanya awan hitam yang menghampiri, tanpa adanya seseorang yang menemani? "Dulu ... kita pernah sedekat amplop dan perangko, semesra pena dan kertas. Namun kini, 'tak jauh berbeda dengan bulan dan bintang. Terlihat berdekatan, namun 'tak dapat bersatu." - Georgino Arkana Putra "Lo bilang senja itu hal yang paling indah. Nyatanya dia malah menjadi saksi dari akhir kisah kita." - Neyara Abigail Gueni

More details
WpActionLinkContent Guidelines