Amerta kami

Amerta kami

  • WpView
    Reads 69
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 18, 2024
"Gara, aku gak butuh dikasihani. Aku maunya dihargai, boleh Gar?" Bagaimana jadinya, mempunyai pacar namun tidak diprioritaskan? Sakit? Kecewa? Mungkin itulah yang dirasakannya. Sherana Hanel Anadya namanya, nama yang indah, bukan? Namun, sayang seribu sayang, nama gadis itu tak seindah kehidupannya. Seperti judulnya, Amerta kami, tak hanya Shera, mereka para tokoh dihantam habis-habisan oleh permainan ini, Duka seolah menjadi makanan bagi mereka, alam mengambil semua yang mereka punya. Sampai dimana, Shera dinyatakan terkena gangguan jiwa lantara tak sanggup merangkul permainan ini. Lantas, akankah alam kembali memberikannya kebahagian? Atau justru mengambil dirinya? Kepoin cerita ini yuk!
All Rights Reserved
#539
perjuangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sweet Promise (TELAH TERBIT)
  • KALANDRA with ES [END]
  • Only One [SELESAI]
  • ALZEA
  • Cakra's Last Embrace. | End |
  • Araya 2
  • Assassin Girl [ Editing ]

[ L e n g k a p ] Bacalah sebelum dihapus sebagian untuk kepentingan penerbitan oleh @allopedia.id Trilogi Strong Woman [3] #tellyourstora #tantanganwritora • Janji manisnya lelaki itu nggak bisa cuma dipegang. Zaman sekarang, kalau bisa wajib di-screenshots atau direkam. Armanda adalah satu dari banyaknya perempuan yang dapat janji manis dari bibir lelaki berkumis tipis. Janji yang membuat Armanda membenci dirinya sendiri di masa lalu dan makhluk ciptaan Tuhan berjenis adam, terutama playboy cap gorila penebar sejuta cinta. Kepindahan Armanda ke Djogjakara membuatnya harus berurusan dengan Band Barista--Barisan Para tampan, dan gitarisnya yang kelewat narsis. Gitaris yang merupakan teman sekelasnya di SMA Kartini, sekaligus biang onar yang rajin gonta-gonti pacar. "Semua cowok yang gue liat itu sama aja! Habis manis sepah dibuang!" Armanda salah ketika dia komplain pada Bilal, lelaki yang berhasil menjungkirbalikkan dunianya hanya dalam sekejap mata. "Jangan salahin cowok dan kalimat manisnya. Mereka udah sepantasnya memperlakukan kaum hawa sebaik yang mereka bisa. Salahin aja cewek yang gampang baper, mudah naruh harap dan merasa dispesialkan." Dan Bilal, dia salah telah menyepelekan curahan hati terdalam seorang Armanda. "Semua tergantung perorangan, Nda. Baper enggaknya. Berharap atau emang diberi harap. Jatuh cinta, pacaran, TTM-an atau milih dalam zona sebatas teman. Semua tergantung yang menjalani. Perasaan nggak bisa dipaksa, bahkan ketika nahkodanya berubah haluan. Semua cuma soal waktu. Soal takdir dan jalannya sebuah kehidupan." Armanda tahu itu. Dia tahu sekali. Yang Armanda tidak tahu, yang selalu menjadi bayang-bayangnya hanya satu; mengapa ketika dia jatuh cinta, perasaannya selalu berakhir tragis? "Gue tahu gue salah, Bi. Nggak seharusnya gue teperdaya. Buaya kok dipercaya, zonk dapetnya." • • Copyright ©® by yourrangger 26/07/21 to 22/08/21

More details
WpActionLinkContent Guidelines