Anega dengan Ilusi

Anega dengan Ilusi

  • WpView
    LECTURAS 80
  • WpVote
    Votos 20
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, jul 1, 2024
WpInfo
Ficción
Romance
Tak selamanya yang rusak harus mati, bukan? Teriakan Anega terdengar menggema di sebuah ruangan yang selama ini menjadi tempat favoritnya. Lelaki itu terisak, meratapi takdir yang telah digariskan tuhan padanya. Lelaki itu berharap seseorang yang biasa mengelus pundak nya ketika ia menangis akan datang kembali padanya. Namun itu hanya ilusi. Nyatanya sampai kini ia sendiri, terbalut penyesalan dan luka di hati.
Todos los derechos reservados
#77
obsessi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Sebelum Pelukannya Membuatku Tertidur
  • ASA: Semesta Itu Bukan Milik Kita
  • Dear Baskara [End]
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • the Edge.
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • My Bride 2 (Tamat)
  • verlies
  • A Feeling
  • Aku Takut Tuhan Cemburu | Kumpulan Cerpen ✨

⚠️ Peringatan: Cerita ini mengandung banyak adegan dewasa dan seksual eksplisit yang tidak cocok untuk pembaca di bawah usia 17 tahun. Harap bijak dalam membaca. (khususnya area part tengah hingga akhir!) Sebuah kisah tentang luka, tubuh yang direnggut dari pemiliknya, dan cinta yang datang bukan untuk menyelamatkan... tapi untuk bertahan. Zoe pernah percaya bahwa cinta bisa menyelamatkan. Tapi setelah menjalani pernikahan yang dingin tanpa sentuhan, dan kemudian jatuh ke dalam pelukan yang menjelma jerat kekerasan, satu-satunya yang tersisa hanyalah tubuhnya yang remuk dan jiwa yang nyaris padam. Ketika hidupnya di ambang kehancuran, dua laki-laki dari masa lalu dan kemungkinan masa depannya datang mengetuk: Irwan, lelaki yang pernah mencintainya dalam diam, Dandy, sahabat lama yang menjadi jangkar dalam badai. Tapi cinta, kadang tidak cukup ketika luka terlalu dalam. Di saat Zoe mencoba bangkit, Fandi-lelaki yang menyiksanya, menyatakan cinta lewat kekejian, kembali menghantui. "Sebelum Pelukannya Membuatku Tertidur" bukan sekadar kisah tentang trauma dan kekerasan seksual, tapi tentang bagaimana seorang perempuan perlahan merebut kembali hidupnya. Bukan dari tempat yang utuh, tapi dari reruntuhan- dari retak-retak yang ia jahit sendiri, sambil menangis, sambil bertahan. Karena terkadang... untuk sembuh, seseorang tidak butuh ditarik keluar dari gelap. Ia hanya butuh seseorang yang mau duduk bersamanya di sana, hingga ia cukup kuat untuk berdiri sendiri.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido