Serpihan Puzzle Kehidupan

Serpihan Puzzle Kehidupan

  • WpView
    مقروء 196
  • WpVote
    صوت 16
  • WpPart
    فصول 14
WpMetadataReadللبالغينمستمرّة
WpMetadataNoticeآخر تحديث: جمعة, مايو ١٧, ٢٠٢٤
Lika liku kehidupan yang dialami Firlany, laksana serpihan puzzle kehidupan yang sering di bongkar pasang. Terkadang puzzle-puzzle itu tersusun rapi dan pada tempatnya. Tapi tak jarang pula di bongkar dan di obrak abrik bahkan sampai hilang satu persatu bagian bagian tertentu. Akankah puzzle kehidupan Firlany dapat utuh dan terpasang rapi? Dapatkah Firlany merasakan kebahagiaan seutuhnya? Simak kisahnya di setiap episodenya!
جميع الحقوق محفوظة
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • Dear Fenly || Un1ty
  • Jodoh Gak Akan Kemana || un1ty  [END]
  • LUMEN: Awal Perjalanan Takdir
  • It's Silent
  • Menemukanmu dalam Luka
  • Could you be a home for me? [TAMAT]
  • From Shandy (Completed)
  • THROWBACK
  • New Life For Rafka (Season 2)

Sama halnya seperti semburat warna pelangi Gugusan bintang di langit dan aurora Borealis Beberapa entitas indah memang diciptakan untuk dipandang Bukan untuk diraih apalagi dimiliki Bagaikan mengharap pakistan bersatu dengan India Jangankan kasih sayangnya, perhatian darinya saja tak dapat ku miliki Ini bukan bagaimana aku mengisahkan cerita cinta dalam hidupku, kisah ini tak berisi bagaimana aku bertemu gadis cantik karna tak sengaja menabraknya atau tak sengaja satu kelas dengan dia, kemudian kami saling jatuh cinta dan bahagia. Tidak ini jauh dari kisah seperti itu. Aku ingin menceritakan kebohongan mamaku yang mengatakan kalau semua akan baik-baik saja. Aku ingin menceritakan kebohongan mama yang katanya akan menemaniku selamanya dan aku juga ingin menceritakan kebohongan mama tentang bagaimana indahnya memiliki saudara. Aku tak mengerti bagaimana bisa wanita yang paling ku percaya tega membohongiku, aku masih tak mengerti bagaimana Tuhan menuliskan kisahku ke arah mana, ia memberiku air mata tapi sepertinya lupa menuliskan kata bahagia, setelah semua kebohongan itu ku terima, setalah takdir itu Tuhan mainkan kehidupanku banyak berubah. Kepedihan dan penderitaan mulai tertarik untuk singgah. Meninggalkan rumah, dan tinggal dengan manusia-manusia random akan menyenangkan pikirku, hingga aku lupa jika salah satu dari mereka adalah sumber luka yang nyata. Sia-sia aku lari ternyata luka itu turut mengikuti, ingin mencoba membenci tapi aku tak akan pernah sanggup perangi. Hingga kini luka itu abadi dalam hati.

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى