BUKAN SALAHKU

BUKAN SALAHKU

  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 31, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Blurb. Tidak direstui dalam hubungan adalah hal yang biasa terjadi dikalangan hidup seseorang, dan aku merasakan hal itu. Hubunganku dengan pria bernama Akmar tak direstui ibunya, namun karena cintanya akhirnyaa kami menikah. Namun, beberapa tahun kemudian Ibu mertuaku membuangku di sebuah tpat yang jauh dari kota, dan tak lama kemudian aku mengetahui kehamilanku. Aku jauh dari suamiku, dan lama berpisah tanpa kabar aku melahirkan, nama putriku ... Nasya. Ketika Nasya berusia 3 tahun lebih, Mas Akmar akhirnya menemukan kami, aku kembali ke rumah dengan membawa Nasya. Tapi, Mas Akmar tak percaya jika Nasya adalah putrinya. Di situlah ujian datang. Stanby yukk perjuangan Nasya mendapatkan hati ayahnya.
All Rights Reserved
#833
pernikahan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIA ADALAH NAJA
  • kisah Naya & Samuel ( Cinta Yang Tak Pernah Hilang )
  • Secret 7
  • Worth Melting
  • 𝓦𝓮𝓭𝓭𝓲𝓷𝓰 𝓟𝓪𝓹𝓮𝓻 [End]
  • Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan
  • Takdir Cinta Zia
  • Istri Atau Sarjana [Tamat]
  • KANAYA

*** Aku Nasya Anindya Arkana. Lebih mudahnya, sebut saja Naya. Hari ini adalah hari kelulusanku, setelah kurang lebih empat tahun lamanya aku menempuh pendidikan strata satu di kampus yang ada di ibukota provinsi. Aku satu-satunya anak orang tuaku, maka dari itu sifatku sedikit manja, tapi aku juga mandiri kok. Papaku adalah Papa Arkana, beliau pemilik salah satu perusahaan yang bergerak di bidang properti. Kalau Mama, namanya Gayatri. Agar lebih mudah mengingatnya, sebut saja Mama Iyat. Beliau adalah istri Papa, Mamaku. Mama gak kerja, karena yang kerja anak buahnya. Mama punya beberapa butik di beberapa kota, salah satunya di kota tempat tinggal kami sekarang. Ah iya, aku hampir lupa. Aku juga punya seorang kekasih, dia dua tahun lebih tua dariku. Dia anak dari sahabat Papa. Kami bertemu sejak aku berusia delapan belas tahun, ya benar, saat aku menjadi mahasiswa baru di kampusku. Kekasihku itu dulunya seorang presiden mahasiswa, aku beruntung karena bisa mendapat banyak pelajaran darinya. Kebetulan kami juga mengambil jurusan yang sama, jadi jika aku tidak paham dengan mata kuliahku, dialah yang membantuku dan menjelaskan ulang hingga aku paham. Hubungan kami sudah berjalan sekitar tiga tahun. Lalu satu tahunnya bagaimana, bukankah aku kuliah selama empat tahun? Ya, satu tahunnya adalah masa pengenalan, pendekatan dan perkelahian. Hampir setiap hari dia mengusiliku, katanya agar aku selalu mengingatnya walaupun yang kuingat hanya tingkahnya yang mengesalkan. "Naya, kamu sudah bangun nak, cepat siap-siap" ucap Mama Iyat dari luar kamar. "Iya Ma, ini mau siap-siap" sahut Naya. Naya menutup laptopnya setelah mengupload beberapa kata yang barusan dia ketik disana.

More details
WpActionLinkContent Guidelines