AZKA BRATADITAMA

AZKA BRATADITAMA

  • WpView
    Reads 26,399
  • WpVote
    Votes 875
  • WpPart
    Parts 80
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 31, 2026
~ Dia milikku, selalu seperti itu, aku hanya membutuhkan waktu Cerita ini, mengisahkan perjalanan hidup seorang lelaki yang teguh dengan nilai-nilai Islam, yang bertekad untuk membimbing seorang gadis berandalan menuju jalan yang benar. Kisah ini memperlihatkan usahanya yang penuh kesabaran dan kepedulian untuk membawa gadis itu kembali kepada agama dan kebaikan. Hubungan masa kecil mereka memberikan dimensi yang kuat dalam cerita ini. Dulu mereka berbagi kenangan indah, namun seiring waktu, jalur kehidupan mereka berdua berbeda. Sang lelaki menunjukkan keteguhan iman dan kepeduliannya kepada teman kecilnya yang terjebak dalam lingkaran yang telah merusak kehidupannya. "AKU KEMBALI, BUKAN HANYA UNTUK MENEPATI SEBUAH JANJI YANG TAK INGIN DI INGKARI, NAMUN KARNA HATI YANG TERLANJUR MENCINTAI" Dan inilah kisah perjuangan seorang Azka, dalam merubah sesuatu yang hilang dalam diri Rania 23-01-2026 #1 fiksiremaja (dari 232Rb cerita) #1 perubahan (dari 1,66Rb cerita)
All Rights Reserved
#649
salting
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia
  • LENTERA KEABADIAN By Rawnaa
  • 𝓙𝓮𝓳𝓪𝓴 𝓚𝓮𝓷𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓭𝓲 𝓤𝓳𝓾𝓷𝓰 𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪
  • Rasa Dalam Sujudku
  • ASA: Semesta Itu Bukan Milik Kita
  • Antara trauma dan kesempatan kedua
  • SELESAI (Say Goodbye)
  • Langit Senja di Kota Nabi

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines