Semua Berhak Hidup

Semua Berhak Hidup

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 8, 2024
Prolog 01/01/24 Epilog ??? Semua orang berhak untuk hidup. Hidup yang dimaksud bukan hanya bisa bernafas, namun tidak berulangkali dimatikan oleh manusia lain melalui perilaku mereka. Tuhan tidak suka hamba-Nya pulang sebelum waktu, tapi hamba-Nya suka mengantarkan orang melalui hal-hal kecil yang dilakukan oleh ciptaan-Nya. Pulang itu hal yang dapat membuat hati tenang, dan mungkin orang disekitar juga tenang. Jadi, apa boleh kita pulang tanpa harus dijemput agar orang disekitar kita bahagia? Tapi ini bukan tentang hidup atau mati, pulang atau pergi, tapi ini tentang kita
All Rights Reserved
#589
ketuageng
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BALADA KEHIDUPAN
  • AKSELIO NALENDRA
  • Alviandra ; He's My Boyfriend
  • YOURE IN MY AREA
  • Badgirl Vs Ketos(ongoing)
  • AYUSHITA [END]
  • Emotionless  [BNHA X OC] (Slow Up!)
  • Tentang Waktu (End)
  • Ketos Vs Adek Kelas

Tentang balada kehidupan Setiap orang tentu mempunyai cerita atau kisah hidup yang unik,bahagia, atau mungkin memuakan, tapi itu lah hidup bak drama yang tak berkejelasan dan sukar untuk ditebak, namun dibalik itu kisah masa lampau selalu menjadi topik yang renyah untuk di bahas dikemudian hari, entah itu dibahas dengan pemeran yang ada dalam kisah itu atau mungkin sebagai dongeng untuk pengantar tidur anak anak kita,misalnya. Kisah ini bukan lah kisah yang akan membuat berdecak kagum atau memberi kalian sugesti untuk menjadi lebih baik (kalau pun kalian menjadi lebih baik setelah membaca buku ini saya ucapkan selamat dan terimakasih). Namun kisah ini akan mengantar kalian kembali ke masa masa yang (mungkin) pernah kalian alami sendiri. Ulam tawa semesta adalah nama seorang manusia yang terlahir dari keluarga sederhana, menjalani masa kecil dengan penuh kebahagian, kasih sayang orang tua yang tak terhingga untuknya menjadikan dia seorang laki laki sedikit manja dan cengeng, memasuki usia remaja berbagai macam kenakalan remaja sudah dicicipnya, perkelahian dan tawuran seolah olah sudah menjadi olahraganya sendiri, meskipun begitu, otaknya terbilang cerdas dengan dibuktikan peringkat kelas selalu berada ditangannya, menjadi mahasiswa dan menjelma menjadi aktivis "kiri" semakin menjelaskan untuk apa dia hidup, perjudian,pertemanan,percintaan, dan kehilangan orang tersayang mewarnai jalan hidupnya, namun tuhan selalu punya kejutan untuknya, yang berhasil membuatnya selalu berucap syukur. Pesanku, ketika kalian membaca buku ini sebaiknya jangan sedang mengemudikan mobil, sebab aku tak mau buku ini di kambing hitamkan apabila kalian menabrak tiang listrik, tapi kalau mobil kalian sudah memakai sistem driver-assistance, menurutku tak apa. Salam damai dan salam hangat dariku untuk kalian dimanapun berpijak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines