Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 10, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Andai kehidupan itu sama indahnya seperti bintang bintang yang bertaburan diatas langit yang terang. Seperti indahnya ketiga bintang yang selalu berjejeran. Alnilam, Alnitak dan Mintaka sebuah bintang yang selalu berjejeran dan berwarna kebiruan, ketiga bintang ini biasanya disebut sabuk Orion. Dengan sebuah nebula yang sangat cantik berbentuk hati dan berwarna pink. Hangat sekali ketika mata ini menatap kearah langit lepas, ingin rasanya berada di jejeran bintang tersebut. "Alnilam, silahkan masuk Nak." Seru seorang guru memanggil perempuan dengan rambut yang dikuncir kuda tengah berada diambang pintu. Alnilam itulah nama ku, indah bukan. Apakah diri ku akan indah seperti arti nama ku, Untaian Mutiara. "Besok gue masuk, pastiin bangku gue kosong!" Sarkas Rigel, sambil melanjutkan memakan anggur yang diberi oleh sang nenek. Rigel adalah sosok laki-laki yang tidak percaya langit malam itu indah, namun Alnilam percaya bahwa langit malam itu indah. Lalu bagaimana dengan kalian, apakah langit malam itu indah?
All Rights Reserved
#98
rigel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bintang
  • Awan Abu-Abu [END]
  • Leo 2 : Soulmate? ✔
  • Aksara Luka di Atas Janji
  • GALAXY
  • Pelangi untuk Hujan(on going)
  • Obsessed With Female Dancers -Orine [Revisi]
  • Kalau Aku Telpon, 'Dia' Marah Gak?
Bintang

Kamu lihat bintang di atas sana...?! Seruku sambil menunjuk ke atas langit, membuat lelaki di sampingnya mengalihkan pandangannya ke langit... Mereka mirip denganku..."seruku" Lelaki itu hanya tersenyum memandangku Aku tau dia, sedang tertawa menyidirku Di lihat dari sini begitu banyak cahaya yg mengelilingi satu sama lain tapi semakin kita mendekati mereka sampai luar angkasa pun mereka saling berjauhan Cahaya hanya menutupi kesendirian mereka... "Jelasku tanpa mengalihkan pandanganku dari langit, aku tau sekarang dia bingung dengan ucapanku"

More details
WpActionLinkContent Guidelines