4 Tahun Untuk Sani

4 Tahun Untuk Sani

  • WpView
    مقروء 928
  • WpVote
    صوت 753
  • WpPart
    فصول 14
WpMetadataReadمستمرّة
WpMetadataNoticeآخر تحديث: سبت, ديسـ ٣٠, ٢٠٢٣
San,untuk pertama kalinya di hidupku aku nangis sampai muntah sebab sakit hati, San,untuk pertama kalinya juga mataku sampai bengkak karnamu. 4 Agustus,hari dimana aku tidak ingin sama sekali mengingat kejadian itu di hidup ku lagi,hari dimana semuanya sudah sangat jelas kecantikan akan selalu menjadi pemenang persetan dengan ketulusanmu itu sama sekali tidak berguna. Hampir 3 tahun San,hampir 3 tahun aku menunggumu untuk membalas perasaan ku.Bahkan dulu sempat menyerah tapi kenapa kau tiba-tiba datang lagi untuk menyuruhku menunggumu?aku percaya ucapanmu saat itu "Tunggu aja,kita bakal bareng." Kau ingat bukan?atau sebaliknya?aku selalu menunggumu San,tapi akhirnya ternyata aku hanya membuang waktu selama itu. Selamat untukmu puan yang terpilih menjadi pasangannya,aku sangat bangga dan terpukau bisa-bisanya kau tak membutuhkan banyak waktu agar mendapatkannya,itu sangat hebat. Jaga dia yah?sebab bahagia Sani juga adalah bahagia ku,tolong jangan mainkan perasaannya dia sudah pasti sangat mencintaimu.
جميع الحقوق محفوظة
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • Sekali Lagi (End)
  • Memori (End)
  • Dua Sisi Bima
  • Random di Malam Minggu: Kumpulan Fiksimini
  • Your Secret in Our Marriage (END)
  • Sujud Terakhir
  • Mengulang Waktu
  • TITIK AKHIR.
  • Menepi
  • Suddenly Marriage

"Tolong kasih aku kesempatan buat deketin kamu lagi Rin. Aku udah nunggu kamu selama ini. Aku gak mau kehilangan kamu lagi." Arya berkata sambil menatap mataku dalam. Aku tergagap menatap matanya. Segera kualihkan pandanganku ke arah lain. Ya Tuhan perasaan apa ini. Tiba-tiba hatiku bergetar dan jantungku berdegup kencang. "A... Aku.. Aku gak bisa Ar... Aku.. Bukan perempuan yang pantas untuk kamu." ucapku menunduk. "Aku gak peduli Rin... Aku cuma mau kamu... Aku sayang kamu Rin..." Arya berkata lirih. ***** Cinta yang hadir di masa lalu ternyata tidak semudah itu terlupakan. Apalagi bila cinta itu tumbuh pada masa putih abu-abu. Ada yang bilang masa itu adalah masa yang sangat berkesan. Masa-masa yang penuh canda tawa dan masa-masa mengenal cinta. Meskipun kamu sudah bahagia dengan kehidupanmu sekarang, namun ada kalanya rasa itu timbul tanpa disangka. Dan ketika engkau tidak dapat mengelak dari rasa itu, apakah yang harus kamu lakukan? Ini bukan cerita perselingkuhan, ini cerita cinta di usia yang tidak muda lagi. Ini cerita cinta yang mungkin bisa terjadi pada diri kita.. Enjoy.. Happy reading... Tulisan perdana, semoga bisa menghibur para pembaca semua.

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى