Call It What You Want (END)

Call It What You Want (END)

  • WpView
    Reads 1,807,378
  • WpVote
    Votes 89,272
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Apr 8, 2025
Menjalani pernikahan yang menurut Zayra terlampau biasa-biasa saja membuatnya merasa jenuh. Apalagi dihadapkan dengan suami yang setiap kali berbicara selalu memancing emosinya. Tak pernah melakukan kekerasan, laki-laki itu hanya menjengkelkan bagi Zayra. Semua hal yang menjengkelkan itu selalu kalah setiap kali Zayra memandang sosok Arya dengan dalam. Dibalik tingkah menjengkelkannya, tetap laki-laki itu adalah pilihannya sedari awal. Ia pikir Arya yang dipilihnya menjadi pasangan sehidup semati tidaklah buruk. Namun hampir satu tahun pernikahan, dirinya hanya mendapatkan sebuah kebingungan. Zayra tentu tidak tahu bagaimana perasaan Arya yang mengemban peran sebagai suami. Tapi Zayra bukan tidak mengerti bahwa semestinya dari awal ia tak memilih Arya untuk berada di sisinya. Karena Zayra tahu laki-laki itu masih menyimpan rapi dan apik kenangan bersama mantan calon istrinya. Menjelang perayaan satu tahun pernikahan nanti haruskah ia memilih untuk mengakhiri semuanya dengan Arya, laki-laki pertama yang mengisi hati serta harinya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dear, Mr. A
  • After We Got Married
  • Untuk, Arunika ✔ [PROSES TERBIT]
  • Behind Our Eyes
  • A Wedding Moment (END)
  • After We Divorce [New Version]
  • Can I Ask You a Question? (END)
  • DESIDERIUM (SELESAI)
  • SASHI
  • DIBALIK DINGINMU, ADA AKU.

Menikahi duda beranak satu? Hal itu sungguh tak pernah terlintas di benak Shayra, tapi itu yang menjadi takdirnya. Dia tak bisa menolak saat takdir tiba-tiba membuatnya menjadi istri Arshan, duda beranak satu yang hobinya marah-marah. Pria itu membenci semua orang, termasuk putrinya yang berusia lima tahun. Ia juga selalu bertingkah menyebalkan di depan Shayra, bahkan dengan sengaja membandingkan Shayra dengan mantan istrinya. Tujuannya satu: agar Shayra menyerah menjadi istrinya dan minta dipulangkan saja. Namun, Arshan salah. Shayra ternyata lebih parah dari dia. Alih-alih merasa kesal, Shayra justru membandingkan balik Arshan dengan Kavi, kekasihnya yang belum dia putuskan. Keadaan pun berbalik dari yang Arshan rencanakan. Bukannya Shayra yang merasa kesal hingga minta dipulangkan, tetapi malah dia yang kena mental. Namun, di sisi lain Arshan juga heran, apa yang membuat Shayra tetap bertahan dengan perlakuan buruknya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines