Story cover for HOME by justarunaw
HOME
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Dec 30, 2023
Rumah yang katanya tempat untuk bersinggah paling nyaman dan aman nyatanya tidak sepenuhnya seperti yang diucapkan orang orang. Di rumah ini menjadi saksi bisu bagaimana ia diperlakukan seperti sampah, dipukul, caci maki, diasingkan oleh seluruh Keluarga nya. 

Nala Amesaawa, nama yang sangat indah namun tidak dengan kisah kehidupannya. Semenjak kecil Nala selalu mendapatkan perlakuan buruk oleh Keluarganya, pukulan dan caci maki sudah menjadi makanan hariannya, bagi Nala rumah bukanlah tempat yang nyaman dan aman seperti kata orang orang. 



Nala hanya menginginkan kebahagiaan memeluknya bukan pukulan bahkan caci makian setiap hari. 



DISCLAIMER:
-hanya cerita fiksi
-pure ide dari author
-idol hanya sebatas visualisasi
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add HOME to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Kue Stroberi Tahun Depan  cover
MY AMYGDALA : Elnaura Indriana Syailendra cover
TAMAT - My Sister Diary cover
Takdir Cinta yang Tersurat (TAMAT) cover
NALA KEENARA [Hiatus] cover
VIN DHEGA cover
Kesedihan [SELESAI] cover
The Secret In Naely Albert's Life (Sedang Di Revisi) cover
When Two Hearts Collide  cover

Kue Stroberi Tahun Depan

9 parts Ongoing Mature

Di dunia yang tak memberinya banyak alasan untuk bertahan, Arnala Radinka Askara menemukan satu hal kecil yang membuatnya tetap hidup-kue stroberi. Manisnya kue itu menjadi pelarian dari kepahitan rumah yang penuh kekerasan dan luka. Di sekolah, Nala adalah siswi berprestasi di bidang akademik, memiliki satu teman yang setia bernama Lia. Hanya Lia-teman sekolah Nala yang tahu bagaimana rasanya pulang ke rumah yang bukan rumah, menghadapi keluarga yang tak memberinya kasih sayang, banyak ketakutan dan luka. Hingga suatu hari, Adran muncul dalam dunianya-seorang lelaki yang diam-diam telah menyukainya selama lima tahun. Lima tahun menyukai Arnala bukanlah waktu yang singkat, dan dalam lima tahun itu, ia sudah tahu segalanya. Tentang rumah yang tak bisa disebut rumah, tentang kesepian yang Arnala sembunyikan, dan tentang satu hal kecil yang membuatnya tetap bertahan-kue stroberi. Adran tak pernah ragu. Ia tahu ia harus melakukan sesuatu. Tapi bisakah seseorang yang selama ini hanya menjadi bayangan benar-benar mengubah hidup seseorang yang hampir menyerah? Namun, apakah kasih sayang sederhana cukup untuk menyelamatkan seseorang yang telah lama kehilangan harapan? Ketika batas antara bertahan dan menyerah Semakin tipis, akankah Nala memilih tetap hidup? Atau ini hanya kisah tentang seseorang yang sudah terlalu lelah untuk melanjutkan segalanya?