Lyra Dan Pertanyaan Filosofisnya

Lyra Dan Pertanyaan Filosofisnya

  • WpView
    Leituras 28
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, jan 9, 2024
"Jika Tuhan memberimu kesempatan untuk hidup sehari lagi setelah mati, kau mau pilih hari apa?" "Kenapa harus ada surga dan neraka?" "Apa itu kebahagiaan?" Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang keluar dari mulut kecil seorang Lyra. Terkadang ia mendapatkan jawabannya dari orang lain, kadang ia justru menjawabnya sendiri. Tak jarang orang-orang disekitarnya dibuat kagum dengan jawabannya, tak jarang juga dibuat geram karena terlalu mengawang-awang. Bukankah bertanya-tanya mengenai kehidupan ini menyenangkan? Siapa peduli jika misal jawaban dari pertanyaannya salah atau tidak ketemu? Bukankah itu gunanya kita berpikir dan terus mencari sejak nenek moyang dulu? Menurutmu, kenapa manusia repot-repot membuat banyak pengorbanan demi sampai ke bulan? Tak lain dan tak bukan ialah untuk menjawab pertanyaan. HIGHEST RANKS 🏆Top 1 Eksistensialisme
Todos os Direitos Reservados
#237
mentalhealth
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Jarak Dan Waktu (TERBIT)
  • REGATHAN [END]
  • Archetypal [Terbit]
  • "Sebenarnya Apa Yang Kau Harapkan Dari Takdir?"  [END]
  • Sunflower
  • "Biarlah: Sebuah Kisah Tentang Sunyi dan Luka"
  • Stop It, Darka! [END]

Cerita Jarak Dan Waktu murni hasil pemikiran penulis Nur'Aminah, jika terdapat salah satu penulis yang menyalah gunakan cerita ini, maka akan saya mintai pertanggung jawaban berupa sanksi rupiah ___________ Hari itu Arsy Allah berguncang dengan hebat, peralihan tanggung jawab disaksikan langsung oleh malaikat dan manusia. Saling mengikat janji membuat semesta terguncang dengan dahsyat saking beratnya tanggung jawab yang akan di tanggung oleh dua manusia yang diikat oleh tali yang sakral. Pertemuan yang tak disangka membawa dua manusia yang tidak tahu-menahu perihal takdir, bertemu dalam satu ikatan pernikahan. Membawa segala rasa keputus asaan pada ridho yang dipaksa untuk disatukan. Dua raga yang tidak saling mengenal memaksa hatinya untuk saling menerima satu sama lain. Mengubur dalam ego yang kerap memberontak ingin dilepaskan. Perbedaan yang begitu jauh menciptakan suatu jarak yang sulit ditembus oleh berbagai pertanyaan dan pernyataan. Perumpamaan langit dan bumi yang diciptakan hanya untuk saling menerima keberadaan, tidak untuk menempati posisi dan rasa yang ada. Pun jika ingin menciptakan temu dan satu harus melewati waktu yang begitu berdurasi. "Rindu boleh, tapi jangan membuatnya sakit" ~Ayra Rafaella Maryam ~ "Manusia harus tahu, Jarak dan waktu diciptakan hanya untuk saling mengejar, begitupun dengan kita. Kita tidak akan menempati posisi yang sama, layaknya siang dan malam yang masing-masing punya tempat untuk menemukan dirinya" ~Aska Gavindra Dirgantara ~ Rank #jarak~~~rank 1, Agustus-November #allah~~~rank 2, Desember

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo