Tentang Jatuh dan Cinta

Tentang Jatuh dan Cinta

  • WpView
    LETTURE 22
  • WpVote
    Voti 1
  • WpPart
    Parti 2
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione lun, gen 1, 2024
Bagaimana jika kisah kita suatu hari selesai di suatu titik, apa cinta juga akan ikut berhenti? Aku berharap tidak, sebab itu aku menulis segala tentang kita di sini. Agar dunia tahu bahwa aku begitu mencintaimu sepenuh hatiku, bahwa kamu pernah mencintai seseorang sepertiku. Bahwa kita pernah ada dalam satu kisah cinta yang sama. Keiko
Tutti i diritti riservati
#8
keiko
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • luka sekaligus obatnya (end)
  • Pesta Kecil
  • kisah kita
  • You're My Heartstrings [SUDAH TERBIT)
  • Kamu Milikku
  • from mission to love (zeesha)END
  • Can You Give Me One More Chanche
  • PERJODOHAN PAKSA ( END )
  • Tuhan, Aku Sayang! (TAMAT)

❝Keputusan berat yang harus aku ambil, demi menjagaku juga menjagamu adalah menjauhimu. Bukan karena benci, tapi karena aku mencintaimu. Semata agar kau dan aku tidak terjerumus dalam syahwat yang hina.❞ Begitulah kutipan tulisan yang aku tulis dan kutujukan untuk seseorang, cinta pertamaku. Assalamu'alaikum ... aku Rania Andinadya. Jika kamu bertanya kisah ini mengisahkan tentang apa ... ini tentang perjalananku dalam menemukan hingga harus belajar mengikhlaskan cinta pertamaku. Aku, begitu mencintai dia. Namun anehnya, aku sama sekali tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku padanya. Sampai suatu masa, ketika cintaku mulai terbalaskan, hidayah-Nya perlahan-lahan mengetuk pintu hatiku. Aku pun menyadari, aku dan dia tidak seharusnya sering berinteraksi, demi menghindari syahwat yang hina. Meski telah berhijrah, cintaku kepadanya masih sama. Dalam diam, aku tetap mencintai dan mendo'akan kebaikan untuknya. Tapi, siapa sangka takdir malah berkata lain. Setelah menjauhinya sebab cinta, ia telah menemukan pujaan hatinya. Lantas aku berusaha mengikhlaskan, meskipun ikhlas adalah suatu hal yang teramat pelik. Dan satu pertanyaan terus mengusik pikiranku ... mampukah aku mengikhlaskannya?

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti