5ILUET PRATIBIMBA

5ILUET PRATIBIMBA

  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 5, 2024
Cerita ini mengisahkan tentang Natazia Grace Mitchell, seorang anggota Kepolisian unit reskrim, yang berusaha memecahkan misteri pembunuhan yang terjadi di kota setiap tanggal 3 dan 27. Bersama dengan rekan kerjanya, Rico Nandarata, mereka menyelidiki labirin perdagangan ilegal dan jejak kuno yang membawa mereka pada kelompok rahasia. Semakin dekat Natazia pada kebenaran, semakin banyak rahasia terungkap, termasuk tentang masa lalunya sendiri. Dalam perjalanan ini, dia juga harus menghadapi konflik internal dan ancaman dari kekuatan gelap yang mengendalikan segalanya. Terdapat elemen psikologis yang kompleks dan pertanyaan tentang apakah masa lalu yang kelam dapat ditutup atau harus dihadapi untuk mengakhiri kutukan yang menghantui.
All Rights Reserved
#65
pemberontakan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Bully My Obsession (GxG)(Season 1)
  • Wings and Cloven Hooves (FayeYoko) (GXG) (END)
  • The Comedian's Last Laugh
  • [END] RUBIK'S KILLER VOL.1 (Revisi)
  • Nirkapala
  • The Murder of A Vampire
  • SECOND Psychopath (Completed)
  • HIDDEN FACE
  • The Shadowvale
  • The Graveyard in the Backyard: A Tale of Lies and Shadows

Celine adalah sosok yang paling ditakuti di kampus-cantik, berprestasi, dan tak tersentuh. Tapi di balik semua itu, dia juga dikenal sebagai seorang bully yang selalu menargetkan mahasiswa pendiam dan kutu buku. Sera, mahasiswa tahun pertama yang tertutup, menjadi korban favoritnya. Berkacamata tebal, rambut selalu dicepol, dan lebih nyaman dengan buku dibandingkan manusia. Celine dan gengnya sering menjadikan Sera sebagai bahan ejekan, menarik rambutnya, menyembunyikan kacamatanya, atau sekadar membuat harinya sial. Tapi suatu hari, semuanya berubah. Saat Celine tanpa sengaja melihat Sera tanpa kacamata dan cepolannya, ada sesuatu yang mengusik dirinya. Bully yang ia lakukan tetap berlanjut, tapi semakin aneh-sentuhan yang lebih lama, tatapan yang tak bisa dijelaskan, dan bisikan yang terdengar seperti ancaman, tapi terasa berbeda. Sera membenci Celine. Tapi kenapa tatapan itu... malah membuatnya bingung? Di antara kebencian, ketakutan, dan rasa yang tidak seharusnya ada, keduanya terjebak dalam permainan yang semakin sulit dihentikan. Apakah Sera hanya korban, atau Celine sebenarnya yang lebih terikat dalam obsesi ini?

More details
WpActionLinkContent Guidelines