Hemos actualizado nuestras Pautas de Contenido.
Consulta las pautas más recientes para seguir compartiendo historias de forma segura.
Patience

Patience

  • WpView
    LECTURAS 17,652
  • WpVote
    Votos 1,278
  • WpPart
    Partes 9
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, feb 9, 2024
WpInfo
Ficción
Romance
Hujan turun pelan, merembes ke tanah yang mulai lembab. Langit kelabu, seperti menggambarkan sesuatu yang sudah lama terkubur-kesepian, harapan yang pudar, dan luka yang tak pernah sembuh. Samuel berdiri di antara dua rumah, tapi tidak satupun yang benar-benar menjadi miliknya. Seumur hidupnya, dia hanya mengenal satu tempat: rumah neneknya. Di sana, dia tumbuh tanpa janji-janji manis, tanpa pelukan seorang ayah, tanpa suara lembut seorang ibu. Dunia mengajarkannya satu hal: bertahan adalah kewajiban, bukan pilihan. Lalu, segalanya berubah. Pria yang seharusnya menjadi ayahnya datang, menawarkan sesuatu yang disebut keluarga. Kata-kata itu terdengar indah, tapi kosong. Rumah yang seharusnya menjadi tempatnya pulang terasa lebih asing dari jalanan yang biasa ia lewati sendirian. Tatapan mereka penuh tanya, seolah kehadirannya adalah kesalahan yang tak pernah bisa mereka terima. Langkahnya ringan, tapi hatinya berat. Ia ingin percaya, ingin menjadi bagian, tapi batas antara harapan dan kenyataan terlalu jauh untuk dijangkau. Kesabaran, katanya. Sabar untuk diterima, sabar untuk dipahami. Tapi sampai kapan? Sebab, bahkan keberadaannya sendiri terasa seperti sebuah kesalahan. 1/1/24 || foto berasal dri pin || {slow up}
Todos los derechos reservados
#221
acuh
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Before 180 Days ✓
  • acalapati
  • Sejenak Luka
  • Paradise
  • Derena
  • Aseano Samudra [End]
  • Another Pain (END) ✔
  • SAMUDRA BERCERITA || END
  • Perihal Dia Dengan Sejuta Tawa (END)
  • Become an Extra or Main Character [END]

Saat Yasa dan Yada masih kecil, mereka adalah saudara kembar yang tak terpisahkan. Dunia mereka penuh dengan tawa, mimpi, dan kehangatan keluarga. Namun, segalanya mulai berubah ketika Yasa pertama kali didiagnosis lupus. Di usia yang masih belia, ia harus menghadapi kenyataan bahwa tubuhnya tak sekuat anak-anak lain. Yada, yang selalu melihat kembarannya sebagai bagian dari dirinya sendiri, mulai merasa takut kehilangan, takut melihat Yasa menderita. Sementara itu, orang tua mereka yang dulu harmonis perlahan mulai retak, perdebatan tak terhindarkan, dan rumah yang dulu terasa aman kini menjadi medan ketegangan. Di antara kesakitan dan ketidakpastian, Yasa dan Yada berusaha bertahan, saling menggenggam erat sebelum badai benar-benar menghancurkan keluarga mereka. Sebelum semuanya hancur, sebelum rumah mereka tak lagi sama, mereka masih punya satu sama lain-setidaknya untuk saat itu. Mampukah mereka mempertahankan keutuhan keluarga, ataukah pada akhirnya perpisahan tetap tak terhindarkan?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido