Half-Whispered Truth

Half-Whispered Truth

  • WpView
    Reads 104
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 55
WpMetadataReadComplete Tue, Mar 31, 2026
Ini bukan kisah utuh. Bukan pula puisi panjang. Hanya potongan kalimat-pendek, namun berat. Setiap bab menyimpan satu kalimat. Satu rasa. Satu luka. Satu cinta yang pernah tinggal terlalu lama. Untuk kamu yang pernah jatuh terlalu dalam, kehilangan arah, atau hanya ingin merasa... tidak sendirian. Buku ini tidak berteriak. Ia hanya membisikkan kejujuran-kejujuran kecil yang tak sempat terucap. Karena kadang, satu kalimat saja... cukup untuk membuatmu diam lama.
All Rights Reserved
#3
quotestory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Moon And Mood Spirit
  • The Child He Left Behind (FOXYPAN)
  • π‘³π’Šπ’“π’Šπ’Œ π‘³π’‚π’ˆπ’– : πΈπ‘π»π‘Œπ‘ƒπΈπ‘ ε·›Λ’β±βΏαΆœα΅‰β‚‚β‚€β‚‚β‚€
  • terobsesi cinta Adik ipar
  • Oh, Manusia Berisik | Dajeongz
  • Pikul Pilu Pada Pulangmu
  • Cinta atau Obses? (Lilynn) [Season 1 - TAMAT]
  • Dua Pilihan(Deva Kiara)
  • Kyara And Someone She Meet Online
  • THE HEIR OF SIN (FOXYPAN)

Puisi-puisi dalam buku ini lahir dari ruang yang tidak selalu terang-tempat di mana perasaan disimpan terlalu lama hingga akhirnya menemukan jalannya sendiri untuk keluar. Setiap tulisan membawa potongan pengalaman tentang cinta yang tidak selesai, rindu yang menetap, dan usaha memahami hal-hal yang tidak selalu bisa dijelaskan dengan logika. Gaya penulisannya cenderung jujur, spontan, dan tidak dibuat terlalu rapi. Ada bagian yang terasa lembut, tapi ada juga yang tajam dan sedikit gelap. Emosi di dalamnya bergerak antara keinginan untuk bertahan, kebutuhan untuk melepaskan, dan rasa ingin kembali pada sesuatu yang terasa familiar-meskipun belum tentu baik. Di balik tema cinta dan kehilangan, terselip juga lapisan yang lebih dalam tentang koneksi jiwa, intuisi, dan perasaan seolah pernah mengenal seseorang sebelum semuanya benar-benar terjadi. Hal ini membuat puisi-puisi di dalamnya tidak hanya berbicara tentang hubungan dengan orang lain, tapi juga tentang hubungan dengan diri sendiri. Buku ini tidak menawarkan jawaban atau akhir yang sempurna. Sebaliknya, ia menjadi ruang untuk merasakan, mengingat, dan perlahan memahami bahwa tidak semua hal harus selesai untuk bisa diterima.

More details
WpActionLinkContent Guidelines